Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Geliatkan Ekonomi, Pemerintah Didorong Segera Gelontorkan Belanja Negara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengamat ekonomi, perbankan dan pariwisata yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Prof Dr IB Raka Suardana, SE,MM merekomendasikan sejumlah usulan tentang upaya pemulihan ekonomi saat pandemi.
Pertama ia mnyampaikan agar geliat ekonomi dapat berjalan, maka kebijakan pemerintah berupa kebijakan fiskal seperti belanja negara harus digelontorkan sedini mungkin. Proyek-proyek pemerintah harus dapat dijalankan di triwulan I atau paling lambat awal triwulan II tahun anggaran 2021.
"Jika proyek-proyek pembangunan dijalankan, maka ada dana beredar di masyarakat. Dana yang beredar ini akan berputar menimbulkan multiplier effect (efek pengganda) yang menggerakkan ekonomi," ujarnya pada Jumat (26/2) di Denpasar.
Selain itu, program bantuan langsung tunai atau BLT tetap dikucurkan untuk mengurangi kemiskinan karena orang yang tidak berpendapatan akan mampu belanja. Jika nantinya uang yang diperoleh masyarakat yang kurang mampu dibelanjakan, maka para pedagang kecil juga akan peroleh pendapatan.
"Pendapatan para pedagang ini akan dibelikan bahan baku. Pemilik bahan baku akan memperoleh uang, yang kemudian dibelanjakan lagi. Semua itu menjadikan ekonomi bergeliat," jelasnya.
Jika dilihat saat ini, menurutnya, pandemi telah mempora-porandakan berbagai tatanan, bukan hanya kesehatan saja, namun ekonomi dan sosial yang pengaruhnya sangat besar. Jika dilihat kontraksi (penurunan) ekonomi sangat dalam (-12,31%), artinya geliat ekonomi turun drastis.
Sehingga kemudian menyebabkan pengangguran dan kemiskinan tentu bertambah. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, secara umum telah berusaha maksimal menyelamatkan ekonomi kecil bersamaan dengan penyelamatan kesehatan. Berbagai kebijakan diusahakan berbarengan, namun karena daya beli masyarakat yang merosot, hasilnya belum maksimal.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan