Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Warga Rebutan Gali Gunung Emas di Kongo Dikaitkan Hadits Tanda Kiamat

Senin, 15 Maret 2021, 13:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Viral Warga Rebutan Gali Gunung Emas di Kongo Dikaitkan Hadits Tanda Kiamat

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Sejak dua hari lalu viral di media sosial penemuan gunung yang menimbun emas di Republik Demokratik Kongo. Gunung ini kemudian di serbu ribuan warga yang ingin berebut emas di sana.

Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, ratusan orang langsung membanjiri gunung di daerah Luhihi, Provinsi Kivu Selatan, Kongo. Mereka berbondong-bondong menggali tanah di sekitar gunung untuk menemukan biji emas yang terkandung di dalam tanah tersebut.

Menteri Pertambangan Kivu Selatan, Venant Burume Muhigirwa, mengatakan masuknya penggali dari luar daerah membuat desa kecil di sekitar gunung emas mendadak ramai. Terlebih, lokasinya memang tak begitu jauh dari kota, yakni sekitar 50 kilometer dari ibu kota provinsi, Bukavu.

Namun demikian, ada juga pihak-pihak yang mengaitkan fenomena tersebut dengan hadits tanda-tanda kiamat yang disabdakan Rasulullah Muhammad SAW.

Dikutip dari hops.id yang menukil laporan dari Unilad, beberapa warga setempat--yang beragama Islam--mulai meminta pihak berwenang agar segera menutup tempat tersebut dan mengait-ngaitkan dengan ajaran Islam, terutama hadits tentang tanda kiamat dan kedatangan Imam Mahdi.

Kalangan Muslim di Kongo mengaitkan gunung emas tersebut dengan hadits tentang akhir zaman, yakni terkait Sungai Eufrat yang bakal mengering dan menyibaknya gunung emas terus menjadi berbincangan hangat.

Adapun hadis tersebut digunakan oleh beberapa kalangan muslim untuk mengingatkan bahwa Umat Islam wajib hukumnya mengimani apa yang telah disabdakan Rasulullah SAW tentang adanya gunung emas tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga Sungai Eufrat surut dan menyibakkan gunung emas. Di atasnya orang-orang berperang sehingga dari setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka mengatakan, ‘Mudah-mudahan akulah orang yang selamat itu’.” (HR Bukhari Muslim).

Hadis lain juga menyebutkan, “Hampir tiba masanya, Sungai Eufrat surut menyingkapkan pembendaharaan emas. Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikitpun.” (HR Bukhari Muslim).(sumber: suara.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami