Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Mulut Berbusa, Dokter Spesialis di BRSU Tabanan Ditemukan Tewas di Pantai Seseh
BERITABALI.COM, BADUNG.
Setelah diselidiki, jenazah yang ditemukan di Pantai Seseh, Desa Cemagi Mengwi Badung, Jumat (12/3/2021) malam, ternyata seorang dokter spesialis penyakit dalam, dr IGN Ngurah Budiana Indrawan.
Dokter yang bekerja di Badan Rumah Sakit Umum atau BRSU Tabanan itu diduga bunuh diri. Pasalnya, saat ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.
Jasad dr IGN Ngurah Budiana Indrawan kali pertama ditemukan dua pemancing sekitar pukul 20.00 WITA, yakni Kadek Eka Pradnyana (23) dan Wayan Sucipta (35), keduanya warga Banjar Pasekan, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi Badung.
Kedua saksi menemukan sebuah tas warna hijau yang di dalamnya berisi sebotol baygon, celana panjang warna cokelat, satu buah jam tangan merek Alexandre Christie, sebuah HP Oppo A31. Kemudian, empat pepel obat, satu buah kacamata, satu buah pulpen, dan dua botol air mineral.
Dalam kasus ini, Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Apalagi dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selain itu, berdasarkan hasil olah TKP, korban diperkirakan datang ke lokasi dengan menggunakan jasa transportasi online.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Iptu Ketut Wiwin Wirahadi dikonfirmasi, Senin (15/3/2021), korban awalnya ditemukan di air, tepatnya di sebelah barat Pura Batu Nunggul, Pantai Seseh.
Ia membenarkan bahwa pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Ya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami masih menyelidiki dan berkoordinasi dengan pihak RSUP Sanglah Denpasar," ungkap Iptu Wiwin.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli