Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Sebelum Bunuh Diri, Kakek di Jalan Katrangan Denpasar Tulis Surat Wasiat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Putus asa sakitnya tak kunjung sembuh, kakek bernama Wayan Kertu (75) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di garasi mobilnya di Jalan Katrangan Gang Bunga nomor 2 Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WITA.
Korban menjerat lehernya dengan menggunakan tali plastik jemuran sepanjang 1.5 meter. Sebelum mengakhiri hidupnya, sang kakek menuliskan surat wasiat permohonan maaf kepada keluarga besarnya atas tindakannya yang tidak wajar tersebut. Di surat tersebut, Wayan Kertu mengaku sudah tidak tahan lagi dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh dan selalu berobat ke dokter. Sehingga dia mengambil jalan pintas bunuh diri.
Kali pertama yang mengetahui kejadian ini adalah cucu korban, Putu Pradipa Ariwibawa (16). Pelajar SMP ini sebelumnya pada malam Nyepi, tidur dekat bersebelahan kamar. Paginya, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WITA saksi terbangun dan masuk ke kamar korban. Namun ia tidak melihat kakeknya tersebut.
Saksi cucunya melihat selembar kertas berisikan tulisan di kamar korban. Saksi terkejut melihat isi tulisan tersebut dan kemudian keluar dan mencari korban sampai ke tetangga. Pencarian juga dilakukan di garase mobil.
"Saksi melihat kakeknya dalam posisi gantung diri di garasi mobil," ujar Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.
Sontak peristiwa ini menggegerkan pihak keluarga. Dari keterangan saksi anak kandung pertama korban Wayan Karsita (49) mengatakan bahwa pagi sekitar pukul 05.00 WITA ia sempat mendengar ada suara orang buka pintu dari kamar. Tapi saksi tidak menghiraukannya, kemudian saksi melanjutkan tidurnya.
Sekitar pukul 07.00 WITA saksi mendengar ribut ribut di halaman rumahnya bahwa bapaknya gantung diri di garase mobil. Saksi bangun dari tempat tidur dan melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri. Pihak keluarga kemudian berinisiatif menurunkan korban dari gantungan dengan cara membuka tali lalu dibawa ke ruang tamu keluarga.
Iptu Sukadi mengatakan dari keterangan istri dan keluarga membenarkan korban memiliki riwayat sakit Prostat sekitar 8 tahunan dan sering mengeluh rasa sakit. "Dengan adanya musibah ini pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban," ungkapnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3345 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 947 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan