Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sebelum Bunuh Diri, Kakek di Jalan Katrangan Denpasar Tulis Surat Wasiat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Putus asa sakitnya tak kunjung sembuh, kakek bernama Wayan Kertu (75) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di garasi mobilnya di Jalan Katrangan Gang Bunga nomor 2 Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WITA.
Korban menjerat lehernya dengan menggunakan tali plastik jemuran sepanjang 1.5 meter. Sebelum mengakhiri hidupnya, sang kakek menuliskan surat wasiat permohonan maaf kepada keluarga besarnya atas tindakannya yang tidak wajar tersebut. Di surat tersebut, Wayan Kertu mengaku sudah tidak tahan lagi dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh dan selalu berobat ke dokter. Sehingga dia mengambil jalan pintas bunuh diri.
Kali pertama yang mengetahui kejadian ini adalah cucu korban, Putu Pradipa Ariwibawa (16). Pelajar SMP ini sebelumnya pada malam Nyepi, tidur dekat bersebelahan kamar. Paginya, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WITA saksi terbangun dan masuk ke kamar korban. Namun ia tidak melihat kakeknya tersebut.
Saksi cucunya melihat selembar kertas berisikan tulisan di kamar korban. Saksi terkejut melihat isi tulisan tersebut dan kemudian keluar dan mencari korban sampai ke tetangga. Pencarian juga dilakukan di garase mobil.
"Saksi melihat kakeknya dalam posisi gantung diri di garasi mobil," ujar Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.
Sontak peristiwa ini menggegerkan pihak keluarga. Dari keterangan saksi anak kandung pertama korban Wayan Karsita (49) mengatakan bahwa pagi sekitar pukul 05.00 WITA ia sempat mendengar ada suara orang buka pintu dari kamar. Tapi saksi tidak menghiraukannya, kemudian saksi melanjutkan tidurnya.
Sekitar pukul 07.00 WITA saksi mendengar ribut ribut di halaman rumahnya bahwa bapaknya gantung diri di garase mobil. Saksi bangun dari tempat tidur dan melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri. Pihak keluarga kemudian berinisiatif menurunkan korban dari gantungan dengan cara membuka tali lalu dibawa ke ruang tamu keluarga.
Iptu Sukadi mengatakan dari keterangan istri dan keluarga membenarkan korban memiliki riwayat sakit Prostat sekitar 8 tahunan dan sering mengeluh rasa sakit. "Dengan adanya musibah ini pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban," ungkapnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5955 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan