Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Seorang Guru Lumpuh Setelah Divaksinasi Kedua, Ini Faktanya!
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Fakta baru terkait seorang guru di Garut mengeluhkan sakit dan lumpuh usai divaksinasi Covid-19 kedua.
Ternyata, soal guru sakit dan lumpuh di Garut itu bukan karena efek vaksinasi Covid-19.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinkes Garut, Leli Yuliani. Dia mengklarifikasi bahwa guru tersebut sakit bukan dari efek vaksinasi Covid-19. Guru tersebut juga tidak lumpuh, melainkan merasa lemas setelah menerima vaksin Covid-19.
"Bahwa yang bersangkutan sudah cukup sering mengalami hal serupa dan beberapa kali sempat dirawat di Puskesmas," katanya dalam keterangan yang diterima Suarabogor.id, Senin (22/3/2021).
Diberitakan sebelumnya, seorang guru mengeluhkan sakit dan lumpuh usai divaksinasi Covid-19. Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menjelaskan kronologinya.
"Sekarang masih dirawat di RSUD dr Slamet, sudah dilakukan pemeriksaan CT Scan, mudah-mudahan besok (Kamis) sudah ada hasilnya," katanya, Kamis (18/3/2021).
Menurut dia, efek setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 memang ada dan setiap orang berbeda-beda menunjukkan gejalanya, ada yang mual, maupun pusing.
Jika penerima vaksin mengeluhkan sakit, dia menambahkan, segera melaporkan ke puskesmas terdekat untuk selanjutnya tim kesehatan dari pemerintahan akan menindaklanjutinya dengan cepat dan tepat.
"Ketika mendapatkan gejala lain, atau terasa beda segera melaporkannya ke puskesmas," ujar Helmi.
Hingga kini, Wabup belum dapat menyampaikan penyebabnya karena butuh pemeriksaan lebih lanjut yang dilakukan oleh tim khusus dari Komda Kipi Jabar.
Tim medis di Garut, lanjut dia, telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan memeriksa semua kondisi kesehatannya agar dapat diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebab pasien tersebut sakit.
"Alhamdulillah setelah dilakukan perawatan, langsung oleh spesialis syaraf, dari awal sampai sekarang ditangani, sudah ada perbaikan, sudah bisa bicara, tidak mengeluh sakit," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menelusuri kejadian ikutan pascaimunisasi (Kipi), setelah vaksinasi Covid-19 terhadap seorang guru yang saat ini masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6038 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan