Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
4 Hal Yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan Pada Organ Intim
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan, sebenarnya vagina tidak membutuhkan banyak bantuan, sebab organ intim tersebut bisa membersihkan dirinya sendiri.
Namun seiring bertambah usia, vagina mengalami banyak, terutama setelah melahirkan dan menopause. Anda mungkin akan melihat perubahan dalam bentuk maupun terasa lebih kering.
Karena hal tersebut, wanita mungkin tergoda untuk melakukan beberapa hal terkait kesehatan organ intimnya. Meski demikian, ketahui empat hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan, dilansir dari Prevention.
1. Uap vagina
Sejak dulu, perawatan ini dipercaya membuat vagina bersih dan harum. Namun sebenarnya uap vagina bisa berbahaya. Banyak ahli mempermasalahkan praktik tersebut karena sebenarnya dapat menyebabkan iritasi di area organ intim. "Mengukus (uap vagina) sama sekali tidak disarankan karena dapat membakar vagina Anda," kata Raquel Dardik, MD, profesor klinis di departemen kebidanan dan ginekologi NYU Langone Medical Center.
2. Self-medicating/mengobati sendiri
Jika vagina bermasalah, sebaiknya Anda tidak mengobatinya sendiri, terlebih menggunakan bahan-bahan herbal. "Saya telah melihat luka bakar kimiawi dari beberapa saran Internet ini, dan luka bakar kimiawi di dalam vagina Anda bukanlah sesuatu yang saya harapkan pada siapa pun," ungkap Prof. Dardik. Untuk itu, berkonsultasi dengan dokter adalah jalan terbaik.
3. Memasukan benda asing
Beberapa benda seperti tampon, menstrual cup, maupun sex toy lazim dimasukkan ke dalam organ intim, sebab mereka memang dibuat khusus untuk berada di sana. Tapi jika Anda mencoba sesuatu yang lain, seperti mentimun, pisang, dan benda lain yang ada di dapur, sebaiknya jangan. Selain tidak steril dan bukan ditujukan untuk vagina, teksturnya dapat menyebabkan iritasi serius.
4. Memakai wewangian khusus organ intim
Penggunaan produk pewangi untuk organ intim mungkin akan menyebabkan beberapa efek samping, seperti meningkatkan risiko iritasi dan mengganggu keseimbangan bakteri vagina. "Produk-produk ini melakukan hal yang salah pada mikrobioma vagina, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi," kata Constance Young, MD, asisten profesor di departemen kebidanan dan ginekologi Columbia University Medical Center.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5433 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2294 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1089 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan