Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Alami Benjolan Kecil di Vagina atau Vulva? 5 Kondisi Berikut Penyebabnya
beritabali.com/ist/suara.com/Alami Benjolan Kecil di Vagina atau Vulva? 5 Kondisi Berikut Penyebabnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sangat memungkinkan bagi perempuan utuk mengalami benjolan kecil di sekitar vulva atau vagina. Hal ini memang bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi kesehatan.
"Ini (benjolan vulva atau vagina) tidak berarti bahwa Anda harus mengubah praktik perawatan Anda, tetapi jika Anda memiliki gejala yang Anda khawatirkan, pastikan untuk mengungkapkannya dan menunjukkannya," kata Jodie Horton, MD, seorang ob-gyn di Washington DC pada Womens Health.
Melansir dari Womens Health, berikut beberapa penyebab benjolan kecil di sekitar vulva atau vagina, antara lain:
1. Jerawat
Anda mungkin mengira jerawat akan segera hilang setelah Anda menginjak masa remaja. Nyatanya, jerawat masih bisa menghantui Anda di masa dewasa, termasuk area vulva atau vagina.
"Sama seperti di tempat lain di tubuh, kita mungkin juga mengembangkan jerawat di area vagina," kata Carolyn DeLucia, MD, dari VSPOT Medi SPA di New York City.
Mereka tampak seperti jerawat di tubuh lainnya, misalnya terlihat merah, iritasi, dan kadang-kadang berisi nanah.
"Jerawat vagina biasanya sembuh dengan sendirinya, seperti halnya pada wajah," kata Dr. DeLucia.
2. Potong Rambut Kemaluan
Memotong rambut kemaluan juga bisa membuat kulit iritasi, gatal, dan merah. Pada dasarnya, menghilangkan rambut sangat mudah untuk menyebabkan benjolan di daerah vagina Anda, lebih khusus lagi vulva.
"Karena upaya untuk merawat area vagina dengan obat penghilang bulu, mencukur, dan waxing, rambut yang tumbuh kembali dapat terperangkap (di bawah kulit) dan terinfeksi yang menyebabkan benjolan dan nyeri," kata Dr. DeLucia.
3. Kista Sebaceous
Lingkungan vagina yang selalu pengap di antara kaki dan gesekan terus-menerus pada pakaian dapat menyebabkan pertumbuhan kista sebaceous atau benjolan putih berisi cairan di area vagina yang dapat tampak seperti jerawat.
"Mereka sering ditemukan di area selangkangan," kata Dr. DeLucia.
4. Kutil Kelamin
Kutil vagina adalah jenis infeksi menular seksual (IMS) dan sering disebabkan oleh jenis human papillomavirus (HPV) tertentu. Ukurannya kecil, permukaannya bisa kasar atau halus, dan biasanya berwarna kulit atau sedikit lebih gelap.
"Kutil tidak menyebabkan masalah kesehatan," kata Dr. DeLucia.
Meskipun kutil itu sendiri tidak berbahaya, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah kondisi tersebut disebabkan oleh HPV yang dapat membuat Anda berisiko terkena kanker serviks dan masalah lainnya.
5. Kista Bartholin
Jika benjolan atau benjolan aneh berada di dekat lubang vagina Anda, itu mungkin kista Bartholin.
"Kista itu sendiri bukanlah masalah besar tetapi terkadang mereka terinfeksi, menjadi menyakitkan dan berisi nanah," kata Allison Hill, MD, seorang dokter kandungan di Rumah Sakit Good Samaritan di Los Angeles.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan