Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Ucapkan Selamat Nyepi, Jokowi: Momentum Intropeksi Diri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 bagi umat Hindu. Sejatinya peringatan Nyepi kali ini dikatakan Jokowi bisa menjadi momentum untuk intropeksi diri.
"Atas nama pemerintah dan pribadi, saya menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 kepada umat Hindu di seluruh Tanah Air Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (27/3/2021) dikutip dari Suara.com.
Jokowi lantas mengajak seluruh umat Hindu di Indonesia untuk memaknai Hari Nyepi sebagai kesempatan untuk kembali menata pribadi untuk ke arah yang lebih baik.
"Saya mengajak umat Hindu di seluruh Tanah Air menjadikan peringatan Nyepi tahun ini menjadi momentum untuk introspeksi serta menata kembali sikap dan perilaku kita dalam menjaga keharmonisan dengan alam, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta. Sehingga pergantian tahun baru Saka ini akan bisa memberikan vibrasi positif bagi kehidupan kita," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga berterima kasih karena rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, peringatan Hari Suci Nyepi yang menjalankan protokol kesehatan itu selaras dengan nilai-nilai Nyepi itu sendiri yang menuntun umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian.
Nilai-nilai tersebut meliputi amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
"Dengan menjalankan rangkaian Nyepi ini umat Hindu memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbangannya, memuliakan alam, juga memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita," tuturnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli