Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kilang Minyak Pertamina Terbakar, 28 Orang Terluka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak 28 orang dilaporkan terluka akibat peristiwa kebakaran Kilang Minyak PT. Pertamina RU VI Indramayu, Jawa Barat. Kebakaran diketahui terjadi pada Senin (29/3/2021) dini hari tadi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi Chaniago menyebut 23 orang di antaranya menderita luka ringan.
"Data yang terakhir sudah kita terima ada sebanyak 23 korban luka ringan," kata Erdi saat dikonfirmasi. Sementara, lima orang lainnya menderita luka berat. Mereka kekinian tengah menjalani perawatan intensif. "Untuk korban luka berat ada lima. Saat ini masih dalam pertolongan medis," ujarnya.
Ledakan sempat terdengar saat peristiwa Kilang Minyak PT. Pertamina RU VI Indramayu, Jawa Barat terbakar. Api dan efek ledakan hebat itu dapat terlihat di jarak lima kilometer dari lokasi kejadian. "Dari sini kelihatan banget apinya besar," kata Suci, warga Indramayu, melalui telepon, Senin.
Suci mengungkapkan, jarak tempat tinggalnya ke kawasan kilang minyak milik Pertamina VI Balongan berjarak sekitar 5 kilometer. "Kalau dari sini jarak memang jauh, tapi api kelihatan," kata Suci sebagaimana diwartakan Antara.
Warga lainnya bernama Dedi menuturkan hal yang sama. Menurutnya, kebakaran yang terjadi di kawasan kilang minyak mengeluarkan api dan suara ledakan cukup keras. "Iya benar dari sini kelihatan, memang benar itu kawasan RU VI Balongan," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3355 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1095 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan