Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
KPPAD Bali Ragukan Siswa SMP di Ubud Meninggal di Sekolah Karena Serangan Jantung
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Gianyar. Seorang siswa SMP Negeri meninggal dunia, Kamis (1/4) siang di sekolahnya.
Siswa kelas IX ini sempat pingsan saat menunggu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sesi kedua. Namun begitu dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawanya tidak tertolong.
Informasi dihimpun, siswa ini diduga kena serangan jantung. Namun banyak kalangan yang meragukan, sebab usia korban masih belasan tahun.
Salah satunya dari pemerhati anak dari Komisioner KPPAD Provinsi Bali, Kadek Ariyasa. Menurutnya, siswa sampai meninggal dunia di sekolah merupakan tamparan keras. Apalagi saat ini, baru Kabupaten Gianyar yang memberlakukan PTM di Bali.
"Saya sempat telusuri, meninggalnya tidak di kelas. Karena PTM sesi kedua belum dimulai. Anak ini katanya merasa tidak enak badan, sempat komunikasi sama orangtua lewat HP sebelum jatuh pingsan," jelasnya.
Kadek Ariyasa mengaku prihatin anak ini meninggal di sekolah. Terlepas karena diduga serangan jantung atau apapun itu.
"Berkaca dari kejadian ini, para orang tua dan dunia pendidikan perlu perhatian atas kondisi kesehatan siswa secara berkala," terangnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5494 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan