Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Astrid Didapuk Jadi Vokalis Cokelat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Di tengah terpuruknya panggung hiburan akibat pembatasan kegiatan berkesenian sebagai imbas dari pandemi Covid-19, Cokelat terbilang tetap aktif melakukan berbagai kegiatan manggung, yang tentunya sebagian besar dilakukan secara virtual.
Selain itu, rejeki lain juga datang dalam wujud berbeda. Aiu Ratna, vokalis Cokelat, akhirnya dianugerahi kehamilan. Sebuah berkah kebahagiaan lain yang telah lama dinantikannya, sejak dinobatkan menjadi vokalis tetap Cokelat pada November 2020 lalu. Sebagai bagian dari keluarga, serta demi kesehatan Aiu dan janin dalam kandungannya, Cokelat pun mendukung penuh saat Aiu memutuskan untuk mengambil cuti dari kegiatan manggung Cokelat untuk sementara waktu.
“Kami memberikan istirahat panjang buat Aiu dengan tujuan agar ia bisa fokus menjaga kesehatan dirinya serta kandungannya,” ujar Edwin Marshal Sjarif, gitaris Cokelat.
Karena tak ingin kekosongan di lini vokal berlangsung lama, dan untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan manggung selanjutnya, Cokelat lantas bergerak cepat mencari pengganti. Dan lagi-lagi, rejeki kembali menghampiri.
Adalah solois Astrid Sartiasari Basjar - atau yang lebih akrab disapa Astrid - yang lantas dipinang untuk berdiri di depan mikrofon, menyanyikan lagu-lagu terbaik Cokelat seperti “Bendera”, “Karma”, “Luka Lama”, “Jauh” dan “Segitiga”.
Di luar dugaan, Astrid yang antara lain dikenal luas lewat lagu “Ratu Cahaya” serta “Jadikan Aku yang Kedua” menyambut baik pinangan untuk berkolaborasi tersebut. Bahkan, Astrid beralasan, ada masa dimana ia selalu mendengarkan lagu-lagu Cokelat, sampai hafal dan kerap menyaksikan konsernya.
“Cokelat adalah salah satu band besar di Indonesia. Band yang punya banyak hits, personel yang berkarakter dan solid. Aku salah satu fans band ini,” seru Astrid lagi, menegaskan.
Astrid tentunya, bukan nama asing di mata personel Cokelat. Apalagi keduanya pernah bernaung di label rekaman yang sama. Sementara secara musikal, Astrid juga tumbuh dengan musik-musik alternatif era akhir ‘90an, yang tentunya mempunyai ‘benang merah’ dengan karakter lagu-lagu Cokelat.
“Astrid merupakan penyanyi pop yang memiliki suara unik dan berkarakter. Itu alasan Cokelat mengajaknya berkolaborasi. Sangat menarik menggabungkan pop rock berdistorsi ala Cokelat dengan suara vokal Astrid. Menjadikan banyak tantangan menarik dan seru, yang selalu menjadi hal baru untuk terus dieksplorasi Cokelat,” ujar Edwin meyakinkan.
Kehadiran Astrid didukung penuh oleh Aiu, yang juga mengakui keunikan karakter suara Astrid. Aiu malah menegaskan sangat bersyukur karena Cokelat akhirnya bisa menemukan seseorang yang bisa menggantikan dirinya untuk sementara waktu. Karena menurutnya, kegiatan manggung Cokelat harus tetap berjalan.
“Astrid adalah vokalis yang legend juga. Aku suka juga jaman dulu. Kenapa aku suka banget Astrid yang menggantikan, karena banyak yang bilang bahwa suara kami berdua ada miripnya. Walaupun mungkin dia lebih pop, dan aku lebih rock. Jadi jujur seneng banget,” beber Aiu semangat.
Pada 15 Desember 2020 lalu, formasi Aiu Ratna (vokal), Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Ernest Fardiyan Syarif (gitar) dan Axel Andaviar (drum) telah merilis single baru berjudul “Agresi” yang bisa didengarkan di berbagai platform digital.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan