Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Pasir, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Senin, 5 April 2021, 16:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Sesosok bayi perempuan dalam kondisi masih hidup, ditemukan di pinggir jalan Dusun Selayar, Desa Pejaring, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, Minggu (4/4) sekitar pukul 11.15 WITA. 

Bayi ditemukan terbungkus kain pada tumpukan pasir kali, yang merupakan material bangunan masjid Nurul Huda Selayar. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Minasih, (40 tahun) bersama Sukini (30 tahun), warga Dusun Selayar Desa Pejaring Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur.

Saksi yang saat itu hendak pergi ke sawah membawa makanan untuk pekerja, melihat adanya bungkusan kain dan setelah dibuka terlihat berisi bayi perempuan. 

Selanjutnya saksi memberitahukan kepada masyarakat yang sedang bekerja di pembangunan masjid, sehingga beramai-ramai mendatangi TKP

Sekitar pukul 11.20 WITA, Bidan Desa Pejaring datang ke lokasi, kemudian membawa bayi tersebut Puskesmas Rensing untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas medis, kondisi bayi diketahui memiliki panjang bayi 45,5 centimeter, berat 1,6 kilogram, usia 0 hari, dan lingkar Kepala 28, 5 centimeter. 

Dokter umum di Puskesmas Rensing, dr Hasaniah, memperkirakan bayi tersebut lahir sekitar 6 jam sebelum bayi ditemukan. Karena tali pusarnya masih basah dan segar, diduga proses lahiran dibantu oleh dukun. 

“Kemungkinan bayi lahir di dukun, karena setelah ditanya semua Polindes hanya satu bayi yang lahir hari ini yaitu di Polindes Pengkelak Mas akan tetapi berat bayinya 4 kg,“ katanya.

Ia juga menerangkan bahwa, berdasarkan keterangan bidan Desa yang membawa bayi tersebut, saat ditemukan masih hidup dan meninggal saat dalam perjalanan ke Puskesmas

“Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas, bayi dibawa pulang sama bidan Desa Pejaring, Babinsa, Polisi dan pak Kadus untuk di makamkan,“ terangnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami