Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Libur Galungan, Satgas Covid-19 Tabanan Tingkat Pengawasan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Tabanan akan terus mengawasi seluruh lokasi wisata saat libur khususnya pada Umanis Galungan, Kamis (15/4) dari pelanggaran protokol kesehatan (prokes).
Ini dilakukan untuk mengantisipasi penambahan kasus baru Covid, apalagi saat ini kabupaten sudah bisa lepas dari zona merah dan kini zona orange.
"Pengawasan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata terus dilakukan, meski memang tingkat kunjungan diprediksi belum banyak, apalagi juga awal mulai puasa bagi umat muslim," ujar Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba, Senin (12/4).
Tim Satgas COVID-19, tidak akan pernah berhenti melakukan pengawasan serta penegakan prokes selama pandemi virus corona ini belum berakhir. Dimana untuk kegiatan patroli sebenarnya sudah rutin dilakukan dua kali selama sehari, termasuk juga penyekatan di jalur pintu masuk Tabanan, mengantisipasi pendatang yang datang dari luar daerah.
"Kalau pengamanan wilayah tetap, kami patroli rutin, dan telah meminta para Camat untuk terus menjaga wilayahnya, jika ada apa apa akan dibackup oleh kabupaten," terangnya.
Pengawasan obyek wisata saat libur hari raya, pihaknya akan membagi personel satu regu untuk di jalur atas dan satu regu di jalur bawah. Dimana masing-masing regu berjumlah 10 orang. Serta ditegaskan, jika dalam pengawasan nantinya terdapat warga yang melanggar prokes di lokasi wisata, baik itu masyarakat pengunjung maupun pengelola objek wisata, maka semuanya akan ditindak dan diberikan sanksi seusai peraturan yang berlaku.
"Tetap kita berikan sanksi terhadap yang melanggar sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Di sisi lain, perkembangan kasus Covid-19 di Tabanan sampai saat ini masih terus terjadi penambahan kasus baru. Bahkan dari data yang dilansir Koordinator Bidang Informasi Publik, Putu Dian Setiawan, pada Senin (13/4) ada satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia, yakni perempuan usia 47 tahun alamat desa Wanagiri Kauh, Selemadeg dengan penyakit penyerta Pneumonia Bilateral, Trombositoperbia.
Selain juga ada penambahan kasus baru sebanyak sembilan orang, dan pasien telah dinyatakan sembuh sebanyak 13 orang. Terkait hal ini, Satgas kembali mengimbau masyarakat agar tetap disiplin prokes khususnya 3M (wajib masker, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak). Apalagi banyak kegiatan keagamaan belakangan ini yang kemungkinan juga terjadi kerumunan.
“Terpenting prokes tetap dijaga, termasuk juga imunitas kesehatan tubuh,”ucapnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang