Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kecemasan Terus Menerus Bisa Picu 4 Masalah Kesehatan Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecemasan bisa muncul karena beberapa alasan berbeda. Beberapa orang mengalami apa yang disebut kecemasan kimiawi, yaitu kecemasan yang bisa muncul sebagian karena kimiawi otak atau genetika seperti gangguan kecemasan umum.
Kecemasan pada umumnya bisa memengaruhi kesehatan mental, namun kecemasan juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan lainnya bahkan kecemasan kronis dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik anda. Melansir dari Bustle, berikut empat masalah yang muncul akibat kecemasan jangka panjang, antara lain:
1. Hidup dalam Mode Stres
Merasa tidak terkendali karena stres atau kecemasan dapat membuat tubuh Anda beralih ke mode pertarungan atau lari. Respons lawan lari adalah ketika tubuh anda mempersiapkan diri untuk menyerang atau melarikan diri dari ancaman yang ada seperti melarikan diri dari beruang yang sedang menyerang.
Dalam hal ini, anda dibanjiri hormon seperti adrenalin dan kortisol yang secara fisik dan mental untuk melawan atau melarikan diri. Kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung berdebar kencang, gemetar, rasa geli, pernapasan lebih cepat, dan banyak lagi.
2. Menyebabkan Lebih Banyak Masalah Kesehatan Mental
Kecemasan dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional dan juga masalah kesehatan mental lainnya.
"Terus-menerus hidup dalam mode stres dapat berkontribusi untuk mengembangkan depresi," kata Juanita Wells, seorang konselor alkohol dan obat bersertifikat dan direktur pengembangan klinis di New Method Wellness. Lebih jauh lagi, kondisi ini juga bisa memicu masalah gangguan makan.
3. Berkontribusi Pada Penyalahgunaan Zat
Kecemasan yang berkepanjangan bisa sulit untuk ditangani yang menurut Wells mendorong beberapa orang untuk beralih ke obat-obatan dan alkohol untuk membantu meredakan stres.
4. Meningkatkan Risiko Penyakit
Memiliki hormon stres yang beredar dalam jumlah banyak juga dapat meningkatkan peluang anda terkena penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa stres berkepanjangan dapat memberikan tekanan literal pada jantung anda dan berkontribusi pada masalah seperti serangan jantung dan penyakit jantung.
Wells mengatakan kecemasan kronis juga dapat dikaitkan dengan pengembangan penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis. Sebuah studi tahun 2018 di jurnal JAMA menemukan tingkat masalah autoimun yang lebih tinggi di antara orang-orang yang sudah didiagnosis dengan kondisi terkait stres.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun