Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kecemasan Terus Menerus Bisa Picu 4 Masalah Kesehatan Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecemasan bisa muncul karena beberapa alasan berbeda. Beberapa orang mengalami apa yang disebut kecemasan kimiawi, yaitu kecemasan yang bisa muncul sebagian karena kimiawi otak atau genetika seperti gangguan kecemasan umum.
Kecemasan pada umumnya bisa memengaruhi kesehatan mental, namun kecemasan juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan lainnya bahkan kecemasan kronis dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik anda. Melansir dari Bustle, berikut empat masalah yang muncul akibat kecemasan jangka panjang, antara lain:
1. Hidup dalam Mode Stres
Merasa tidak terkendali karena stres atau kecemasan dapat membuat tubuh Anda beralih ke mode pertarungan atau lari. Respons lawan lari adalah ketika tubuh anda mempersiapkan diri untuk menyerang atau melarikan diri dari ancaman yang ada seperti melarikan diri dari beruang yang sedang menyerang.
Dalam hal ini, anda dibanjiri hormon seperti adrenalin dan kortisol yang secara fisik dan mental untuk melawan atau melarikan diri. Kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung berdebar kencang, gemetar, rasa geli, pernapasan lebih cepat, dan banyak lagi.
2. Menyebabkan Lebih Banyak Masalah Kesehatan Mental
Kecemasan dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional dan juga masalah kesehatan mental lainnya.
"Terus-menerus hidup dalam mode stres dapat berkontribusi untuk mengembangkan depresi," kata Juanita Wells, seorang konselor alkohol dan obat bersertifikat dan direktur pengembangan klinis di New Method Wellness. Lebih jauh lagi, kondisi ini juga bisa memicu masalah gangguan makan.
3. Berkontribusi Pada Penyalahgunaan Zat
Kecemasan yang berkepanjangan bisa sulit untuk ditangani yang menurut Wells mendorong beberapa orang untuk beralih ke obat-obatan dan alkohol untuk membantu meredakan stres.
4. Meningkatkan Risiko Penyakit
Memiliki hormon stres yang beredar dalam jumlah banyak juga dapat meningkatkan peluang anda terkena penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa stres berkepanjangan dapat memberikan tekanan literal pada jantung anda dan berkontribusi pada masalah seperti serangan jantung dan penyakit jantung.
Wells mengatakan kecemasan kronis juga dapat dikaitkan dengan pengembangan penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis. Sebuah studi tahun 2018 di jurnal JAMA menemukan tingkat masalah autoimun yang lebih tinggi di antara orang-orang yang sudah didiagnosis dengan kondisi terkait stres.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan