Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Alasan KRI Nanggala 402 Pasca-Ditemukan Tidak Langsung Dievakuasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono menyebutkan ROV yang diturunkan oleh MV Swift Rescue menindaklanjutinya kontak bawah laut yang diberikan KRI Rigel, pada 09.04, berhasil mendapatkan kontak visual KRI Nanggala 402 pada posisi 07°48'56" lintang selatan dan 114°51'20" bujur timur.
Diterangkannya, posisi tepatnya dari tempat tenggelam berjarak 1.500 yard di selatan dengan kedalaman 838 meter. Disana ditemukan bagian-bagian KRI Nanggala yang terbelah menjadi beberapa bagian. Pihaknya juga sempat menunjukkan temuan terbaru itu melalui visual video dan turut menyertakan sebuah baju keselamatan awak kapal.
Selain itu, ia mengaku tentunya akan berusaha mengangkat kapal ini walau pun dengan kedalaman 838. "Dalam organisasi Ismerlo ada yang menawarkan ini (Evakuasi) dan ini tentunya perlu keputusan pemerintah. Saya akan sampaikan ke Panglima TNI yang akan menyampaikan ke atas, kalo sudah ada keputusan akan kami angkat kapal ini, dan keluarga dari hiu kencana meminta kapal ini untuk diangkat,” jelasnya Minggu (25/4/2021).
Menurut Yudo Margono, nantinya jika berhasil melakukan evakuasi, bagian dan awak kapal akan dibawa menuju posko Crisis Center di Surabaya. Untuk lamanya proses evakuasi akan didiskusikan terlebih dahulu dengan intansi terkait. Sebab kasus kapal selam tenggelam ini sangat langka. Sementara penyebab tenggelam kapal ini ditegaskan bukanlah human eror.
"Seperti yang disampaikan sebelumnya, dari mulai laporan penyelaman dan terlihat penjejak kopaska, lampu pengenal KRI Nanggala masih menyala, namun saat menyelam langsung hilang dan ini yang diinvestigasi," akunya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan