Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Alasan KRI Nanggala 402 Pasca-Ditemukan Tidak Langsung Dievakuasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono menyebutkan ROV yang diturunkan oleh MV Swift Rescue menindaklanjutinya kontak bawah laut yang diberikan KRI Rigel, pada 09.04, berhasil mendapatkan kontak visual KRI Nanggala 402 pada posisi 07°48'56" lintang selatan dan 114°51'20" bujur timur.
Diterangkannya, posisi tepatnya dari tempat tenggelam berjarak 1.500 yard di selatan dengan kedalaman 838 meter. Disana ditemukan bagian-bagian KRI Nanggala yang terbelah menjadi beberapa bagian. Pihaknya juga sempat menunjukkan temuan terbaru itu melalui visual video dan turut menyertakan sebuah baju keselamatan awak kapal.
Selain itu, ia mengaku tentunya akan berusaha mengangkat kapal ini walau pun dengan kedalaman 838. "Dalam organisasi Ismerlo ada yang menawarkan ini (Evakuasi) dan ini tentunya perlu keputusan pemerintah. Saya akan sampaikan ke Panglima TNI yang akan menyampaikan ke atas, kalo sudah ada keputusan akan kami angkat kapal ini, dan keluarga dari hiu kencana meminta kapal ini untuk diangkat,” jelasnya Minggu (25/4/2021).
Menurut Yudo Margono, nantinya jika berhasil melakukan evakuasi, bagian dan awak kapal akan dibawa menuju posko Crisis Center di Surabaya. Untuk lamanya proses evakuasi akan didiskusikan terlebih dahulu dengan intansi terkait. Sebab kasus kapal selam tenggelam ini sangat langka. Sementara penyebab tenggelam kapal ini ditegaskan bukanlah human eror.
"Seperti yang disampaikan sebelumnya, dari mulai laporan penyelaman dan terlihat penjejak kopaska, lampu pengenal KRI Nanggala masih menyala, namun saat menyelam langsung hilang dan ini yang diinvestigasi," akunya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang