Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Suntikan Kedua Vaksin Pfizer, Ini 5 Efek Samping Yang Bisa Terjadi!
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebagian besar vaksin Covid-19 membutuhkan suntikan dua kali supaya efektif melawan virus corona Covid-19, tak terkecuali vaksin Pfizer yang digunakan di Inggris.
Suntikan pertama vaksin Covid-19 ini bertujuan mengatur sistem kekebalan untuk mengatasi sebagian besar infeksi, yakni sekitar 50 persen atau lebih. Sedangkan, dosis kedua vaksin Covid-19 bertujuan untuk mendorongnya lebih maksimal.
Tapi, setiap vaksin Covid-19 berkeja secara berbeda. Orang mungkin juga mengalami beberapa efek samping berbeda yang menyesuaikan tubuhnya masing-masing.
Menurut NHS (National Health Service), potensi efek samping dari suntikan kedua vaksin Pfizer, antara lain:
- Lengan terasa sakit
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Sakit dan nyeri
- Tidak enak badan
Menurut Dr Bob Wachter, seorang dokter akademis di Universitas California, San Francisco, mengatakan vaksin melatih sistem kekebalan dan efek samping yang timbul pertanda vaksin bekerja dengan baik.
"Sistem kekebalan yang lebih kuat mungkin cenderung memiliki gejala atau efek samping akibat vaksin Covid-19 yang lebih kuat untuk memacu sistem kekebalan," kata Dr Bob dikutip dari Express.
Banyak orang tidak akan mengalami gejala yang sama. Dr Wachter mengatakan semua orang harus siap dengan semua efek sampingnya, yang menandakan vaksin bekerja dengan baik.
Tapi, apakah Anda bisa mengalami alergi pada suntikan kedua vaksin Pfizer?
Dalam kebanyakan kasus, efek samping vaksin Pfizer sama sekali tidak berbahaya dan akan hilang dalam hitungan hari. Tapi, jarang sekali orang mengalami reaksi alergi yang berbahaya pada suntikan kedua.
NHS menyarankan semua orang untuk memberi tahu dokter atau perawat bahwa mereka pernah mengalami reaksi yang siginifikan pada suntikan vaksin atau tidak.
Karena, seseorang tidak boleh suntik vaksin Covid-19 jika mengalami reaksi alergi pada suntikan sebelumnya. Gejala anafilaksis meliputi pusing, kesulitan bernapas, detak jantung cepat, kulit berkeringat, kebingungan, pingsan, dan kehilangan kesadaran.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan