Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Fenomena Bule Dideportasi, Akademisi: Mereka Sengaja Karena Tidak Punya Uang Lagi

Rabu, 12 Mei 2021, 21:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Belakangan ini kebijakan pendeportasian terhadap sejumlah warga negara asing yang dinilai bermasalah gencar dilakukan pihak Imigrasi. 

Pelanggaran yang mereka lakukan mulai dari tidak tertib protokol kesehatan, hingga aktivitas bertentangan dengan budaya Bali. 

Pemerintah Provinsi Bali tak memberi toleransi terhadap bule semacam itu. Hal tersebut diungkapkan Guberbur Bali, Wayan Koster, saat menghadiri proses deportasi sejumlah warga negara asing belum lama ini. 

Pendeportasian terhadap bule yang bermasalah di Bali juga disepakati Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Dr. Drs. I Nyoman Sunarta yang ditemui Selasa (11/5) di Denpasar. Langkah ini menurutnya pantas dilakukan untuk membangun pariwisata Bali yang semakin berkualitas. 

"Saya pernah dengar orang-orang asing itu sengaja mau dideportasi karena tidak punya uang lagi," ujar Sunarta. 

Menurutnya fenomena semacam ini banyak terjadi di Bali, dan ia sepakat bahwa kondisi ini seperti gunung es, yang di permukaan nampaknya kecil namun di bagian bawah ternyata besar. 

Dia menilai fenomena bule bermasalah ini harus disikapi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Tidak lagi hanya berorientasi kepada kuantitas wisatawan mancanegara, namun kualitasnya. 

Saat ini menurutnya lingkungan desa sangat potensial mengembangkan pariwisata, karena sumber daya manusia di bidang pariwisata saat ini lebih banyak berada di desa. Dengan pengalaman dan pengetahuan mereka di dunia pariwisata, tentu dapat membangun pariwisata di desa masing-masing. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami