Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
2 Pekerja Ditemukan Tewas Dalam Terowongan DAM
BERITABALI.COM, NTB.
Dua orang pekerja yang sedang membersihkan saluran terowongan di DAM Pela Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ditemukan tewas sekitar pukul 23.30 WITA, Rabu (12/5) malam.
Keduanya diduga tewas akibat kebakaran mesin pompa penyedot air ketika mereka sedang bekerja memperbaiki terowongan saluran air di areal DAM.
Kedua korban diketahui masing-masing bernama Ismail Daulah (56 tahun) penjaga DAM Pela Parado warga RT11/RW07, Dusun Ria, Desa Pela, Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Dan Adi Anggrasari (25 tahun) warga RT04/RW02, Desa Simpasai, Kecamatan Monta.
Kapolsek Monta, Iptu Takim Rabu malam menjelaskan, peristiwa itu berawal sekitar pukul 18.00 WITA, saat kedua korban pergi ke terowongan saluran air untuk memperbaiki saluran air yang bocor dengan membawa serta mesin pompa penyedot air.
Selanjutnya pada pukul 23.00 WITA, karena korban tidak kunjung kembali ke rumah, akhirnya Syahril Ramadhan (27 tahun) yang merupakan anak kandung dari korban Ismail pergi ke terowongan saluran air tersebut untuk mencari korban.
“Saat tiba di TKP, Syahril menemukan kedua korban dalam terowongan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.
Setelah menemukan kedua korban, Syahril kemudian ke rumah untuk meminta bantuan kepada warga agar melakukan evakuasi korban. Kemudian kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Monta dan dinyatakan telah meninggal dunia.
“Setelah dari Puskesmas Monta dan dinyatakan meninggal kemudian sekitar pukul 01.00 WITA, kedua korban dibawa kembali ke rumah duka menggunakan mobil ambulance Puskesmas Monta. Usai kejadian situasi kondisi terpantau aman dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolsek menjelaskan, korban atas nama Adi Anggasari diduga meninggal akibat mengalami luka bakar pada bagian dada dan perut. Diduga disebabkan karena terbakarnya mesin pompa penyedot air yang akan digunakan korban untuk menguras air di dalam terowongan.
“Pada saat ditemukan posisi korban berada di dekat mesin pompa penyedot air,” jelas Kapolsek.
Sementara kondisi korban atas nama Ismail Daulah tidak mengalami luka bakar. Namun kuat dugaan korban meninggal dunia akibat tidak bisa bernafas dan kesulitan untuk keluar dari dalam terowongan. Karena posisi mesin pompa penyedot air yang terbakar berada di jalan keluar terowongan tersebut.
“Korban kedua diduga meninggal kehabisan oksigen akibat tidak bisa bernafas dan kesulitan untuk keluar dari dalam terowongan. Dan untuk mendalami peristiwa ini pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan,” tutup Kapolsek Iptu Takim.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan