Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Sasar Rumah Pemuka Agama, Komplotan Pencuri Ancam Gunakan Parang
BERITABALI.COM, NTB.
Tim Puma Polres Lombok Tengah menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) inisial S alias Capek (43 tahun) warga desa Barejulat kecamatan Jonggat.
Barang yang berhasil diambil pelaku dari korban Fakhruddin (51 tahun), seorang pemuka agama ini diantaranya uang berjumlah Rp36 juta yang ada di dalam tas istri korban, surat-surat penting lainnya, tiga buah HP dan perhiasan emas seberat 101 gram.
Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Indra menjelaskan, peristiwa curas terjadi Senin 29 Juni 2020 lalu sekitar pukul 02.30 WITA bertempat di lingkungan Lendang Jangkrik, kelurahan Gerunung, kecamatan Praya. Dimana pelaku diperkirakan berjumlah empat orang.
Dua orang di antaranya melakukan pencurian dengan cara masuk melalui jendela rumah yang kebetulan tidak terkunci. Sedangkan dua orang lagi menunggu di luar rumah korban.
“Korban Fakhruddin (51 tahun) yang merupakan pemuka agama saat itu sempat terbangun dan melihat pelaku sudah berada di kamarnya. Kemudian pelaku mengancam korban menggunakan parang. Sedangkan pelaku yang lain mencari barang berharga yang ada di dalam rumah korban,” terang Kapolsek Putu Agus kepada wartawan, Jumat (14/5).
“Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke SPKT Polres Lombok Tengah untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Kapolsek Putu Agus.
Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan yakni satu buah parang dengan sarung kayu warna coklat dan tas warna krim.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 697 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 640 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 325 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun