Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Warga Rusak Rumah Bapak yang Hamili Anak Kandung
BERITABALI.COM, NTB.
Rumah pelaku pemerkosa anak HA (46 tahun), di Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dirusak warga yang geram dengan perbuatan pelaku.
Sedangkan pelaku tidak menjadi sasaran amukan warga karena terlebih dulu diamankan aparat guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
Kadus setempat, Awaludin Latif membenarkan atas tindakan warga yang merusak rumah terduga pelaku tersebut.
“Warga yang rusak, karena marah atas perbuatan bejat ayah korban,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/5).
Sebelum terbongkar, ayah tiga anak tersebut sempat membawa korban untuk dititip di rumah temannya.
Kemudian pihak desa bersama aparat yang curiga dengan kondisi korban yang sakit, mencari korban di sekolahnya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas.
“Dari keterangan Puskesmas, korban sakit karena keguguran. Kalau aborsinya kita tidak tahu kapan. Karena korban juga tetap sekolah meskipun dalam keadaan sakit,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ditanya awalnya korban dihamili pacarnya, namun setelah didesak untuk jujur, barulah korban mengaku diperkosa ayah kandungnya.
“Korban mengaku diperkosa ayahnya. Korban dan Ibunya mendapat ancaman dari pelaku, sehingga tidak berani bercerita,” ujarnya.
Setelah pelaku dinyatakan bersalah, selanjutnya diamankan aparat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Kemudian warga yang marah merusak rumah terduga pelaku.
“Pelaku diamankan malam itu juga, jadi tidak sempat menjadi amukan warga,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, pelaku kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak kandungnya inisial S (17 tahun) telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, jelasnya Kamis (20/5).
Berdasarkan Informasi, pelaku melakukan aksi bejatnya berulang terhadap korban saat kondisi rumah dalam keadaan sepi. Peristiwa tersebut terungkap saat korban mengalami pendarahan.
“Korban baru hamil tiga bulan. Tapi janinnya digugurkan dengan cara diberikan miras oleh terduga pelaku,” jelasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 710 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 650 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun