Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
WHO Setujui Vaksin Sinovac Untuk Pengunaan Darurat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Selasa (01/06) menyetujui vaksin yang dibuat oleh Sinovac Biotech untuk penggunaan darurat. Menyadur Strait Times, ini adalah sinyal positif tentang keamanan dan kemanjuran vaksinnya.
Hal ini juga memungkinkan Sinovac ambil bagian dalam Covax, sebuah program global yang menyediakan vaksin untuk negara-negara miskin yang teekendala penangguhan ekspor vaksin dari India. Panel ahli independen merekomendasikan vaksin Sinovac untuk orang yang berumur di atas 18 tahun, dengan dosis kedua yang diberi dua hingga empat minggu kemudian.
Tidak ada batasan usia atas karena data menunjukkan kemungkinan memiliki efek perlindungan pada orang tua. Kelompok penasihat teknis WHO mengambil keputusan ini setelah meninjau data klinis terbaru tentang keamanan dan kemanjuran vaksin Sinovac, serta praktik manufaktur perusahaan.
Vaksin yang juga dikenal dengan nama CoronaVac di beberapa tempat ini adalah vaksin kedua yang dikembangkan China yang berhasil masuk daftar WHO untuk memerangi Covid-19. Vaksin China ketiga, yang diproduksi oleh CanSino Biologics sudah mengirimkan data uji klinis tapi belum dijadwalkan untuk tinjauan WHO lebih lanjut.
Sinovac telah memasuk lebih dari 600 juta dosis vaksin Covid-19 di dalam dan luar negeri pada akhir bulan lalu dengan total lebih dari 430 juta dosis yang telah diberikan. Hasil efikasi menunjukkan vaksin mencegah penyakit simtomatik pada 51 persen orang yang divaksinasi dan mencegah Covid-19 yang parah dan rawat inap pada 100 persen dari populasi yang diteliti, kata WHO.
Kelompok Ahli Penasihat Strategis (Sage) terpisah dari WHO sebelumnya melaporkan dalam dokumen tinjauan bahwa kemanjuran vaksin dalam uji klinis fase tiga multi-negara berkisar antara 51 hingga 84 persen.
Kementerian Kesehatan Indonesia mengatakan vaksin ini terbukti 94 persen efektif mencegah penyakit simtomatik terhadap 120 ribu petugas kesehatan yang telah menerima vaksin. Dalam evaluasi awal, panel Sage menemukan suntikan itu efektif mencegah Covid-19 pada orang dewasa di bawah 60 tahun, tapi beberapa data tentang risiko efek samping yang serius masih kurang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun