Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Baru Nikah, Suami Bunuh Istri Lalu Bunuh Diri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pasangan suami istri (pasutri) yang baru menikah sebulan di Kabupaten Bireuen, Aceh, ditemukan tewas bersimbah. Keduanya ditemukan tewas di kamar rumahnya, pada Kamis (3/6/2021).
Pasangan tersebut berinisial AK (33) dan K (34) warga Desa Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Menurut kepolisian dari keterangan para saksi AK diduga membunuh istrinya lalu bunuh diri.
"Pasangan ini ditemukan ayah si istri. Diduga AK (33) menggorok leher istrinya K (34) dengan menggunakan pisau, lalu ia bunuh diri," kata Kasatreskrim Polres Bireuen AKP Fadhillah Aditya Pratama, Jumat (4/6/2021).
Ia mengaku, sang istri diduga meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB. Sedangkan AK saat meninggal ditemukan masih memegang silet di tangan kanannya.
Awalnya warga melaporkan adanya penemuan mayat pasangan suami istri di kamar rumah dalam keadaan berlumuran darah. Petugas yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan sementara terjadi tindak pidana pembunuhan terhadap K diduga dilakukan oleh AK yang merupakan suami korban.
"Untuk motifnya masih kami dalami, namun dugaan sementara karena adanya perselisihan rumah tangga pasangan yang baru menikah sebulan tersebut," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5423 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2287 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan