Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
45% Koperasi di Denpasar Belum Gelar RAT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari 916 Koperasi di Denpasar, sebanyak 45 persennya belum melakukan Rapat Akhir Tahun atau RAT.
Adapun alasan sebagian besar Koperasi tidak melakukan RAT dikarenakan susah bertemu dengan para anggota. Namun, RAT penting dilakukan karena merupakan pertanggung jawaban mutlak dari pengurus kepada anggota koperasi.
"Tentu tetap tidak ada alasan bahwasanya RAT wajib dilaksanakan," ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena di Renon, Denpasar, Selasa (8/6).
Meskipun di tengah pandemi RAT wajib hukumnya harus dilaksanakan tentu dengan tetap menerapkan prokes dalam pelaksanaanya apakah pilihanya dilakukan secara online ataupun Ofline.
"Terkait RAT tersebut Dinas Koperasi juga telah mengeluarkan surat edaran bisa pelaksanaan RAT tersebut dilakukan apakah secara Online atau OffLine.M eskipun kondisi SHU koperasi tersebut menurun tetap harus melakukan RAT," paparnya.
Dinas Koperasi Kota Denpasar tetap mengimbau agar anggota Koperasi tetap menjaga kekompakan, tidak termakan isu-isu, harus sering melakukan komunikasi, dan tetap memberikan laporan keuangan kepada anggota.
"Tentu dalam hal ini kita tetap mendorong agar Koperasi tersebut melakukan RAT," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun