Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pencahayaan Jadi Bagian Penting Arsitektur Hunian Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perubahan gaya hidup turut memengaruhi cara masyarakat memilih pencahayaan untuk hunian maupun ruang komersial. Di Bali, kebutuhan tersebut memiliki karakter tersendiri karena desain bangunan banyak memadukan ruang dalam dan luar dengan unsur arsitektur serta budaya lokal.
Kondisi itu menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan layanan pencahayaan di Bali. Signify melalui brand Philips menghadirkan Philips Lighting Store di Atika Galeria, Denpasar, yang disebut menjadi gerai pertama di luar Pulau Jawa setelah sebelumnya hadir di Surabaya.
President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono, mengatakan karakter arsitektur Bali menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pencahayaan sebuah ruang.
"Karakter arsitektur Bali menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menghadirkan solusi pencahayaan yang tepat untuk setiap ruang. Kami melihat kebutuhan untuk menghadirkan pilihan pencahayaan yang lebih beragam, sehingga masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan konsep ruang yang dimiliki. Melalui Philips Lighting Store, kami menyediakan berbagai solusi pencahayaan, mulai dari fungsional dan dekoratif hingga outdoor dan smart lighting, dimana arsitek, interior designer, kontraktor, maupun konsumen dapat melihat dan merasakan langsung berbagai pilihan solusi pencahayaan sebelum menentukan yang paling sesuai dengan kebutuhan ruang mereka,” jelas, Dedy Bagus Pramono, President Director, Signify Commercial Indonesia, Kamis (10/9/2026) di Denpasar.
Pencahayaan dalam sebuah bangunan tidak hanya berkaitan dengan tingkat terang atau gelap. Penempatan lampu, arah cahaya, hingga temperatur warna dapat memengaruhi suasana dan fungsi sebuah ruangan.
Kebutuhan tersebut semakin beragam di Bali karena rumah tinggal, vila, serta properti hospitality umumnya memiliki ruang dengan fungsi yang berbeda, termasuk area indoor dan outdoor.
Gerai pencahayaan yang dibuka di Denpasar tersebut menyediakan sekitar 200 pilihan dari kategori dekoratif, fungsional, dan smart lighting. Kehadiran berbagai kategori tersebut mencerminkan semakin beragamnya kebutuhan pencahayaan pada hunian dan bangunan komersial.
Signify melihat perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat semakin memperhatikan fungsi ruang di dalam rumah, termasuk bagaimana pencahayaan mendukung aktivitas dan menciptakan suasana tertentu.
Perkembangan teknologi pencahayaan juga membuka pilihan baru dalam mengatur suasana dan fungsi ruang. Namun, penerapannya tetap perlu mempertimbangkan karakter bangunan, kebutuhan pengguna, serta lingkungan sekitar.
Arsitek dan Founder Lumbung Architect, Andri Saputra, mengatakan pencahayaan sebaiknya dipertimbangkan sejak tahap awal perancangan ruang karena berkaitan dengan pengalaman seseorang ketika berada di dalam sebuah bangunan.
“Dalam desain sebuah ruang, pencahayaan bukan hanya elemen pelengkap, tetapi bagian dari bagaimana sebuah ruang dirasakan. Pemilihan intensitas, temperatur warna, dan arah cahaya dapat memengaruhi ambience sekaligus menonjolkan material dan detail arsitektur. Di Bali, kebutuhan ini menjadi semakin menarik karena desain ruang sangat erat dengan karakter lingkungan dan gaya hidup setempat. Kehadiran Philips Lighting Store Denpasar membantu arsitek, kontraktor, maupun homeowners mengeksplorasi berbagai kemungkinan tersebut secara lebih nyata, sehingga pilihan pencahayaan dapat dipertimbangkan sejak awal sebagai bagian dari keseluruhan desain ruang,” tutup Andri Saputra, Arsitek & Founder, Lumbung Architect.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5885 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2585 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan