Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pasca Ditampar Seorang Pria, Presiden Prancis: Saya Baik-Baik Saja
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan jika dirinya baik-baik saja setelah ditampar oleh seorang pria saat melakukan kunjungan ke sebuah restoran.
Menyadur France24, Rabu (9/6/2021) Presiden Macron mengecilkan insiden tersebut dan menyebutnya sebagai insiden terisolasi yang dilakukan oleh individu "ultra-kekerasan".
"Saya baik-baik saja. Kita harus menempatkan insiden ini, yang menurut saya merupakan peristiwa yang terisolasi, ke dalam perspektif," katanya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Dauphiné Liberé Selasa malam.
"Jangan biarkan peristiwa terisolasi, individu ultra-kekerasan ... mengambil alih debat publik: mereka tidak pantas mendapatkannya. ." tegasnya.
Berbicara di Majelis Nasional, Perdana Menteri Jean Castex mengeluarkan reaksi tegas atas peristiwa yang menimpa orang nomor satu di Prancis tersebut.
"Melalui kepala negara, itulah demokrasi yang telah ditargetkan," katanya dan disambut tepuk tangan meriah dari anggota parlemen dari semua jajaran.
"Demokrasi adalah tentang debat, dialog, konfrontasi ide, ekspresi ketidaksepakatan yang sah, tentu saja, tetapi dalam kasus apa pun itu tidak boleh berupa kekerasan, serangan verbal, dan bahkan lebih sedikit serangan fisik," tegas Castex.
Pemimpin sayap kanan Marine Le Pen dengan tegas mengutuk peristiwa tersebut dengan menyebutnya "agresi fisik yang tidak dapat ditoleransi".
Tampak marah, dia kemudian mengatakan bahwa sementara Macron adalah musuh politik utamanya, serangan itu "sangat, sangat tercela".
Mantan Presiden François Hollande dari Partai Sosialis dalam cuitannya mengatakan "pukulan yang tak tertahankan terhadap institusi kita ... Seluruh bangsa harus menunjukkan solidaritas bersama kepala negara".
"Ganyang Macronia"
Insiden yang menjadi pemberitaan utama di Prancis tersebut terjadi pada hari Selasa (8/6) saat Presiden Macron mengunjungi sebuah restoran.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, awalnya Presiden Macron terlihat menghampiri sebuah kerumunan dan menyapanya.
Kemudian, dalam sebuah video terlihat ia dipanggil oleh seorang pria dan Macron mengulurkan tangannya untuk menyapanya. Tiba-tiba pria tersebut langsung menampar Macron di bagian wajah bagian kiri.
Setelah menampar Presiden, pria yang mengenakan kaos tersebut kemudian berteriak "A Bas La Macronie" ("Ganyang Macronia").
Pria tersebut juga terdengar meneriakkan "Montjoie Saint Denis", seruan perang tentara Prancis ketika negara itu masih monarki.
Dua petugas keamanan Macron langsung menahan dan menangani pria berkaus itu, dan seorang lagi mengantar Macron sedikit menjauh dari kerumunan.
Setelah kejadian tersebut, Presiden tampak masih di dekat kerumanan dan tampak sedikit berdialog dengan para warga yang hadir.
Dua orang ditangkap, kata seorang sumber polisi kepada Reuters. Identitas pria yang menampar Macron, dan motifnya, belum diketahui.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan