Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Gerebek Tempat Perjudian di Sebuah Apartemen, Polisi Nyamar Jadi Ojol
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang polisi di Malaysia menyamar menjadi ojol (ojek online) saat hendak menggerebek sebuah tempat perjudian, ia langsung dibanjiri pujian.
Kepolisian Kuala Lumpur, menyadur World Of Buzz Minggu (13/6/2021) menggerebek sebuah apartemen di dekat Bukit Aman yang digunakan sebagai pusat perjudian ilegal.
Dalam sebuah video, polisi memulai penggerebekan tersebut dengan salah satu dari mereka menyamar menjadi ojek online.
Menurut laporan, polisi melakukan penyamaran tersebut untuk memancing para pelaku keluar sebelum menyerbu apartemen dan menangkap semua orang di tempat itu.
Setelah berhasil menggerebek tempat perjudian tersebut, polisi meminta semua yang terlibat untuk bekerja sama saat proses berlangsung.
Video penggerebekan tersebut beredar di media sosial dan warganet banyak yang memberikan komentar positif atas upaya yang dilakukan petugas.
Seorang warganet menulis, "Denda para penjudi itu masing-masing RM100.000 (Rp346,2 juta)."
"Polisi itu kejam. Tidak ada gunanya melihat ke bawah karena Anda sudah tertangkap dan tidak ada ruang untuk lari." tulis warganet lainnya.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penggerebekan tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan