Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Berantas Pungli, Bupati Ini Malah Diancam, Keluarganya Diteror
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bupati Lumajang, Jawa Timur Thoriqul Haq mengaku mendapat ancaman pembunuhan buntut tindakannya menertibkan pelaku pungutan liar (pungli) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sektor pertambangan pasir.
Bupati Thoriq mengatakan, ancaman itu tidak disampaikan secara langsung, melainkan melalui pesan WhatsApp dari nomor yang tidak bisa diidentifikasi.
"Diancam dibunuh. Melalui WhatsApp, dengan nomor yang tidak bisa diidentifikasi," kata Thoriq saat menjadi narasumber dalam program Mata Najwa, Rabu (16/6/2021) malam.
Tak hanya dirinya, ancaman itu juga menyerang keluarganya. Hal itu lah yang membuat Thoriq khawatir hingga sempat berpikir apakah akan melanjutkan langkah penguatan pelayanan atau memikirkan keselamatan keluarganya.
“Saya yang agak punya pikiran kekhawatiran mengancam keluarga, anak-anak. Mereka sampai memfoto sekolahnya anak saya dan saya punya anak pertama sekolah di Surabaya dan saya di Lumajang,” ungkap Thoriq.
“Itu yang waktu itu saya agak ada rasa, antara satu sisi saya harus terus melakukan langkah penguatan terhadap pelayanan,” imbuhnya.
Tak berhenti di situ, Thoriq juga pernah dilaporkan ke Polda Jatim karena aksinya memberantas pungli tersebut.
Meskipun sempat merasa khawatir dan cemas saat itu, Thoriq mengaku tetap melakukan hal yang seharusnya. Dirinya menyampaikan bahwa ancaman dari oknum tersebut menjadi sebuah tantangan pada masa kepemimpinannya menjadi Bupati Lumajang.
“Saya punya prinsip, yang jelas kita harus menata mekanisme yang benar,” ungkapnya.
Menurutnya, hal itu merupakan hal yang wajar dialami oleh seorang Kepala Daerah ketika ingin melakukan penguatan pelayanan.
“Pasti ada pihak yang merasa menjadi bagian orang yang mungkin aksesnya terputus, income ekonominya bisa jadi terputus. Pasti ada rasa kebencian kepada saya,” pungkasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan