Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
KPAI Dukung Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Segera Dimulai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia/KPAI mendukung kebijakan pemerintah yang mulai memberikan vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun. Komisioner KPAI Jasra Putra mengatakan, memang anak-anak harus divaksin karena data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan bahwa 1 dari 8 orang yang positif Covid-19 di Indonesia adalah anak-anak.
"Untuk itu dukungan antisipasi dan partisipasi orang tua, dokter, nakes, anak, panitia vaksin anak dalam menghadirkan vaksin ramah anak perlu diupayakan seoptimal mungkin. Sebagaimana amanah Undang Undang Perlindungan Anak," kata Jasra, Selasa (29/6/2021).
Jasra juga meminta orang tua untuk mempelajari dan mengikuti instruksi dokter ketika muncul Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi pada anak usai divaksin nanti. "Orang tua tidak perlu khawatir. Namun akses komunikasi harus benar-benar didekatkan," ucapnya.
Sebelumnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) Vaksin Sinovac yang dinyatakan aman untuk anak-anak.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung mengumumkan bahwa vaksinasi anak usia 12-18 tahun bisa segera dimulai. "Vaksinasi untuk anak-anak usia tersebut, bisa segera dimulai," Jokowi dalam Youtube Sekretariat Presiden, Senin (28/6/2021).
Meski begitu, Jokowi kembali mengimbau masyarakat untuk tidak keluar di rumah, jika tak ada hal mendesak karena pandemi masih mengganas.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3350 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 992 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan