Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Viral Video Mahasiswa Berbuat Cabul di Kegiatan Organ Ekstra
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pihak Universitas Majalengka atau Unma angkat bicara terkait video yang berisi seseorang yang diduga mahasiswa mereka tengah mencabuli seorang wanita.
Video tersebut sempat viral setelah beredar luas di salah satu platform media sosial. Dari informasi, aksi pencabulan itu terjadi di kegiatan organisasi ekstra kampus.
Kekinian, wanita yang diduga sebagai korban pencabulan itu telah melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.
Menanggapi hal itu, Rektor Unma Prof Dr H Sutarman melalui Wakil Rektor I, Dr H Diding Bajuri membenarkan, jika ada salah seorang oknum mahasiswa diduga melakukan perbuatan tak senonoh di luar proses belajar mengajar di kampus.
“Saya kurang mengetahui benar atau tidaknya kejadian tersebut. Baru dapat kabar melalui sosial media. Kalau pun ya, kami menyerahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum,” ujar mantan Komisioner KPU Majalengka ini, Sabtu (3/7/2021).
Menurut dia, jumlah mahasiswa Unma itu mencapai puluhan ribu orang, sehingga pihaknya tidak mungkin memantau satu persatu aktivitas mahasiswanya. Terlebih kejadian itu di luar kegiatan perkuliahan kampus.
“Kalau di luar kampus kejadiannya, itu menjadi tanggungjawab pribadinya. Bukan pihak kampus. Dan tentunya kami akan memberikan sanksi tegas, baik secara moral maupun akademik jika memang sudah terbukti bersalah berdasarkan keputusan yang inkrah dari Pengadilan Negeri,” paparnya.
Dijelaskan Diding, di dalam peraturan kampus ada hubungan antara mahasiswa dan universitas. Di antaranya setiap Mahasiswa wajib menjunjung tinggi nama baik kampus.
Serta mematuhi segala peraturan yang ditetapkan baik yang menyangkut bidang akademik maupun non akademik, termasuk di dalamnya kegiatan berorganisasi.
“Bukan hanya itu, setiap mahasiswa pun diwajibkan menjaga nama baik Unma. Jika melanggar jelas ada sanksi tegasnya, dan itu sudah sepakati sebelum mahasiswa itu masuk ke kampus kami,” tuturnya.
Dirinya berharap jika memang benar peristiwa itu terjadi, pihak kampus berharap ada penyelesaian yang bersifat kekeluargaan secara win win solution sehingga tidak dilanjutkan melalui proses pengadilan.
“Kami juga meminta organisasi ekstra, sebagai penyelenggara kegiatan guna membantu dalam proses mediasi antara pelaku dan korban,” pintanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan