Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kronologis Pembacokan Anggota Ormas di Monang Maning
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua kelompok bentrok menggunakan senjata tajam di simpang Jalan Subur-Kalimutu Tegal Harum Monang Maning Denpasar Barat, pada Jumat 23 Juli 2021 sekitar pukul 15.00 WITA.
Satu seorang pemuda dari salah satu ormas di Bali, Gede Budiarsana (34) asal Kubutambahan, Buleleng, tewas ditebas oleh kelompok Mata Elang.
Sumber di lapangan menyebutkan, insiden ini bermula dua anggota ormas salah satunya korban Gede Budiarsana mendatangi markas Mata Elang di Jalan Gunung Patuha, Denpasar. Diketahui kelompok Mata Elang ini diketahui sebagai tukang tarik motor kreditan.
Setibanya disana dua anggota ormas itu menanyakan keberadaan motor yang ditarik anggota Mata Elang. Karena tidak ada respon, mereka pun terlibat cekcok mulut hingga berujung ke pemukulan.
Salah satu anggota ormas memukul anggota Mata Elang bernama Joe. Sedangkan satu ormas lagi memecahkan kaca markas Mata Elang. Tidak terima markasnya diobrak abrik, sekitar 7 orang anggota Mata Elang bersama pentolannya, Beni melakukan perlawanan. Akibatnya kedua anggota ormas tersebut menyelamatkan diri ke jalan Gunung Rinjani.
Tanpa diduga, keributan tersebut didengar anggota kelompok Mata Elang lainnya yang sedang duduk di warung. Sehingga mereka pun ikut mengejar kedua anggota ormas ini dengan menggunakan senjata tajam dan batu. Akibatnya, kejar-kejaran terjadi hingga di simpang Jalan Subur dan Jalan Kalimutu.
Nahas, anggota ormas bernama Gede Budiarsana ditebas hingga mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Bahkan ia sempat minta tolong, tapi karena warga sekitar takut akhirnya pemuda asal Kubutambahan Buleleng itu tewas bersimbah darah di lokasi kejadian.
"Korban tewas dengan kondisi tangan putus," ungkap sumber. Sementara itu Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum memberikan komentar terkait bentrok ormas tersebut. "Saya cek dulu ke Reskrim datanya," ungkapnya Jumat 23 Juli 2021.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan