Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Viral Video Preman Palak Teknisi HP, Polisi Tangkap Pelakunya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa waktu lalu viral video pereman memalak pelaku usaha di kawasan Milenium Plaza, Medan, Sumatera Utara.
Dalam video viral itu terlihat dua preman memalak teknisi handphone di kawasan Milenium Plaza, Medan.
Setelah video pemalakan di Milenium Plaza viral, polisi menangkap dua preman yang ada di dalam video.
“Kedua pelaku yakni KB dan IN, kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta, ketika dikonfirmasi wartawan.
Menurut Iptu Zuhatta, dua preman itu sudah sering memalak pelaku usaha di kawasan Milenium Plaza, Medan.
Sebelumnya, dalam video yang viral pada, Rabu (21/7/2021), penjual dan teknisi handphone yang terpaksa menjajakan jasa di Jalanan akibat PPKM Darurat, kena palak dua orang preman.
Teknisi handphone yang menawarkan jasa di pinggir jalan di Kota Medan bukannya mendapatkan rejeki, malah menjadi sasaran pungli dari oknum preman.
Dalam video yang beredar di Medan, tampak dua orang preman mendatangi tenaga teknisi dan diduga meminta uang.
Teknisi tersebut memberikan sejumlah uang kepada dua pria tersebut. Namun mereka tidak mau menerima, dan kembali memaksa agar diberi uang lebih banyak.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 863 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 830 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 792 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 424 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun