Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Baluri Tubuh dengan Lumpur Saat Liputan Banjir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Reporter TV Jerman, Susanna Ohlen minta maaf karena membaluri tubuhnya dengan lumpur saat liputan banjir. Menyadur DW Minggu (25/07), aksinya direkam oleh orang tak dikenal dan diunggah ke media sosial.
Reporter RTL berusia 39 itu mengakui telah melakukan kesalahan serius. "Sebagai seorang jurnalis, ini seharusnya tidak pernah terjadi pada saya," tulisnya.
"Sebagai orang yang mengambil penderitaan semua orang yang terkena dampak, itu telah terjadi pada saya. Saya minta maaf," tulisnya di Instagram.
Ia beralasan malu tampil dengan pakaian bersih saat berada di depan kamera, sementara pekerja dan relawan membantu di lokasi tersebut.
"Setelah saya membantu secara pribadi di lokasi pada hari-hari sebelumnya, saya malu berdiri di depan kamera dengan pakaian bersih, di depan para pekerja bantuan lainnya."
"Lalu tanpa berpikir dua kali, saya mengoleskan lumpur ke pakaian saya sendiri," ujar reporter yang mengoleskan lumpur di wajahnya sendiri.
Ohlen, yang juga menjadi pembawa acara 'Good Morning Germany' telah diperkenalkan ke program tersebut sebagai orang yang telah membantu pembersihan di Bad Münstereifel.
Bad Münstereifel adalah sebuah kota di negara bagian Rhine-Westphalia Utara, yang mengalami kerusakan luas menyusul rekor curah hujan minggu lalu.
Sementara itu kantor tempatnya bekerja, RTL langsung melakukan skorsing setelah melihat video Ohlen berdiri di tengah sampah sambil meraih genangan air dan sengaja mengotori wajah dan pakaiannya.
"Tindakan reporter kami jelas bertentangan dengan prinsip jurnalistik dan standar perusahaan. Kami menangguhkannya pada hari Senin," kata juru bicara RTL.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1695 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang