Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Mesir Pindahkan Kapal Raksasa Firaun Berusia 4.600 Tahun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mesir memindahkan kapal surya Firuan ke Grand Egyptian Museum (GEM) pada hari Sabtu (7/8/2021) dari samping Piramida Giza. Menyadur Arab News Minggu (8/8/2021) lebih dari empat abad kapal itu tersimpan di museum khusus yang terletak di sisi selatan Piramida Agung di Dataran Tinggi Giza.
Kementerian Barang Antik Mesir menyediakan jalan, jembatan, hingga peralatan arkeologi dan teknik khusus untuk memindahkan kapal itu. Para ahli menyebut jika proyek ini akan melestarikan peninggalan organik terbesar, tertua dan terpenting dalam sejarah manusia.
Gerobak pintar yang dikendalikan dari jarak jauh didatangkan secara khusus dari Belgia untuk mengangkut kapal tanpa membongkarnya. Proses pemindahan kapal tersebut memakan waktu sekitar 10 jam, menempuh jarak 8 km dari lokasi kapal menuju GEM.
Kapal berusia sekitar 4.600 tahun itu akan dipajang di area khusus seluas 1.400 m2 di halaman GEM. Atef Moftah kepala pengawas GEM mengatakan bahwa proses pemindahan kapal itu adalah salah satu proyek rekayasa arkeologi yang paling penting, kompleks, dan unik.
"Ini adalah hasil dari usaha, studi, perencanaan, persiapan, dan kerja keras yang berlangsung hampir satu tahun," jelas Atef Moftah. Ia menambahkan bahwa kendaraan khusus yang membawa perahu tersebut dapat mengatasi segala rintangan di jalan, bermanuver melalui tikungan tajam, dan meredam segala getaran.
Mostafa Waziri kepala Dewan Tertinggi Kepurbakalaan (SCA), mengatakan proses tersebut telah disetujui oleh Komite Tetap Barang Antik Mesir, sesuai Undang-Undang Perlindungan Barang Purbakala.
Pada 26 Mei 1954, Kamal Al-Malakh mengumumkan penemuan kapal Raja Khufu. Arkeolog tersebut mengungkapkan jika kapal itu bertenaga matahari. Kapal surya tersebut terbuat dari kayu cedar yang tumbuh di Lebanon. Saat ditemukan, kapal itu berukuran panjang 42 meter dan beratu 20 ton.
Untuk persiapan pemindahan, tim kerja di GEM dan SCA melakukan tiga simulasi menggunakan kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh. Kapal raksasa itu kemudian dikemas dengan busa ilmiah khusus dan dimasukkan ke dalam sangkar besi sebagai perlindungan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan