Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Sisi Magis Taksu Gelungan Joged di Pura Gede Hyang Api
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pura Gede Hyang Api di Banjar Menesa, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung menyimpan benda sakral berupa Gelungan Joged.
Menurut Pemangku di Pura Gede Hyang Api, I Ketut Rajin, gelungan joged itu memiliki taksu luar biasa saat seorang pengayah memakai dan menarikan tari Joged dahulunya.
Tetapi saat ini, Gelungan Joged tersebut telah dilinggihkan karena ada beberapa bagian telah mengalami kerusakan. Rencananya, jika ada dana akan kembali diperbaiki.
"Dari 1973 pernah nyatur desa. Tetapi, saat ini telah dilinggihkan atau sudah tidak dipakai untuk disolahkan," jelasnya belum lama ini.
Dari penuturannya, Gelungan joged tersebut memang memiliki taksu luar biasa sampai siapa saja pengayah yang memakai gelungan joged tersebut untuk menari akan terlihat sangat cantik sekali. Hingga tidak dapat dikenali, siapa wajah yang menarikan tersebut.
"Dahulu yang dapat memakai gelungan tersebut tedun mesolah hanya wanita yang masih remaja saja," katanya.
Mangku Rajin menambahkan, saat ini karena dimakan umur gelungan joged tersebut telah dilinggihkan karena belum dapat diperbaiki.
"Seandainya nanti ada dana atau biaya, tentu akan dilakukan perbaikan kembali," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2968 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2028 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun