Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Bokong Sering Sakit Saat Menstruasi, Waspadai 4 Penyebabnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pernahkah bertanya-tanya mengapa bokong terasa sakit setiap kali menstruasi tiba? Sebagian besar dari kita berpikir itu kebetulan. Tapi sebenarnya itu karena berhubungan dengan kram, sakit, dan ketidaknyamanan yang berhubungan dengan menstruasi.
Dilansri dari Healthline, sebagian besar dari perempuan mungkin tidak menyadarinya, tetapi bokong terdiri dari otot-otot besar yang terletak di bawah pinggul dan di atas paha.
Ada tiga otot bokong: gluteus maximus, gluteus medius, dan gluteus minimus. Dengan bantuan otot-otot inilah Anda dapat melakukan segalanya mulai dari berolahraga hingga menaiki tangga bahkan berjalan atau berlari.
Namun terkadang, rasa sakit berasal dari bagian lain bokong Anda, yaitu anus dan rektum.
Apa penyebab nyeri bokong saat haid
1. Ketegangan otot: Kita mengenal gejala menstruasi seperti kram, kembung dan sejenisnya. Tetapi tahukah bahwa ini juga dapat memberi tekanan pada otot gluteal? Ketika ada ketegangan berlebih di area itu, kemungkinan besar akan mengalami rasa sakit di punggung bagian bawah, panggul, dan bokong. Anda mungkin juga merasa ingin buang air kecil!
Selain itu, diyakini juga bahwa nyeri bokong lebih sering terjadi selama menstruasi, jika periode Anda miring ke arah punggung.
2. Endometriosis: Jika Anda mengalami nyeri hebat di pantat, itu juga bisa menjadi tanda endometriosis. Kondisi ini terjadi ketika lapisan endometrium mulai tumbuh pada organ lain di luar rahim.
3. Fibroid: Mungkin ada alasan lain mengapa otot bokong Anda terasa sakit saat menstruasi. Ini bisa mengarah ke rahim yang membesar karena fibroid. Ini adalah pertumbuhan non-kanker di rahim yang dapat berkembang selama tahun-tahun subur seseorang.
4. Masalah dubur: Sakit pantat juga bisa disebabkan oleh masalah dubur, yang dapat meningkat selama periode Anda. Endometriosis juga dapat menyebabkan rasa sakit di usus, dan memicu gejala lain seperti buang air besar yang menyakitkan, sembelit, diare, dan bahkan kembung.
Perawatan nyeri bokong saat haid
Jika rasa sakit karena ketegangan otot, mandi, pijat tubuh dan rileks. Kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri. Jika menderita endometriosis, kamu mungkin harus menjalani perawatan hormonal dan mempraktikkan strategi perawatan diri.
Jika itu fibroid, kamu bisa menggunakan obat tertentu untuk mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya. Dalam kasus tertentu, pilihan pembedahan seperti miomektomi dan histerektomi sangat penting.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun