Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Zambia Musnahkan 10.000 Dosis Vaksin Covid-19
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pihak berwenang Zambia memusnahkan sedikitnya 10.000 dosis vaksin Covid-19 yang diklaim tidak memiliki izin dari otoritas kesehatan.
Menyadur Anadolu Agency Kamis (2/9/2021), pemusnahan puluhan ribu vaksin Covid-19 tersebut dilakukan oleh Zambia Medicines Regulatory Authority (ZAMRA) pada hari Rabu (1/9/2021).
ZAMRA menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 tersebut dijual dengan merek Hayat-Vax dan diimpor oleh Zambia Chrismar Earthmoving Equipment. Juru Bicara ZAMRA Christabel Iliamupu mengungkapkan jika vaksin senilai 150.000 dolar atau sekitar Rp 2,1 miliar itu diproduksi oleh Gulf Pharmaceutical Industries di Uni Emirat Arab.
"Vaksin ini tidak ada dalam daftar vaksin yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia untuk penggunaan darurat," jelas Christabel Iliamupu.
"Importir tidak memiliki izin impor atau izin kefarmasian yang diperlukan untuk menjual, menyimpan, atau mengedarkan obat," sambungnya.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa semua obat-obatan dan bahan terkait yang akan digunakan di Zambia harus diimpor melalui prosedur yang benar.
Negara berpenduduk hampir 20 juta tersebu telah melaporkan sudah memberikan lebih dari 585.000 dosis vaksin Covid-19. Sekitar 275.000 orang sudah mendapatkan dosis vaksin secara penuh.
Negara yang terletak di Afrika Selatan tersebut hingga saat ini telah melaporkan 206.522 kasus Covid-19 dan kasus kematian mencapai 3.605.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2410 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun