Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Donatur PKI I Gede Puger Dieksekusi Dengan Sadis di Desa Kapal
Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (14)
beritabali.com/ist /gede puger (kanan)/Donatur PKI I Gede Puger Dieksekusi Dengan Sadis di Desa Kapa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Konflik internal PNI (dimotori I Nyoman Mantik, Wedastera Sujasa, dan Widagda), kemudian disetujui kelembagaan Agama Hindu yang terintegrasi dengan kepentingan Tentara Nasional Indonesia Angkatan darat (TNI-AD).
Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) tiba di Bali tanggal 7 Desember 1965.
Dua pekan kemudian, 16 Desember 1965, satu peleton RPKAD mengundang ratusan massa menonton sebuah pertunjukan kejam dan sangat mengerikan di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Sejumlah anggota RPKAD menyeret I Gede Puger, salah satu donatur Central Daerah Besar (CBD) PKI Propinsi Bali yang berbadan gempal ke tengah kerumunan massa. Kaki dan tangan I Gede Puger sudah diikat dengan rantai.
Salah satu oknum anggota RPKAD berpakaian preman kemudian menikamkan sebilah pisau ke perut I Gede Puger hingga terburai.
Dalam keadaan tidak berdaya, kepala Gede Puger ditembak, kemudian tersungkur bersimbah darah dan tewas seketika, tubuhnya dimutilasi.
Setelah itu, 30 anggota PKI lainnya yang ditangkap bersama I Gede Puger, dalam kondisi pucat pasi dirantai, ditarik paksa ke bagian tengah kerumunan massa dengan berdiri berjejer, lalu ditembak beruntun sehingga tidak satupun yang tersisa dalam keadaan hidup.
Massa yang menonton kemudian dipaksa anggota RPKAD untuk bertepuk tangan serentak.
Kekejaman RPKAD di Desa kapal menginspirasi masyarakat supaya bertindak lebih beringas lagi.
Aksi kelompok I Nyoman Mantik, Wedastera Sujasa dan Widagda, serta sikap provokatif Wakil Bupati Gianyar, I Made Kembar Kerepun dan Ketua Pemimpin Hindu Bali Ida bagus Oka, sekaligus sebagai dukungan konkret dan pembenaran dilakukannya pembunuhan massal setelah kedatangan RPKAD di Bali.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun