Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mobil Tabrak Pembatas Jalan di Tol , 4 Penumpang Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) KM 183+400 Jalur B, pada Selasa, (21/9/2021) pukul 16:20 WIB.
Mobil Toyota Avanza BE 2460 YN menabrak pagar pembatas jalan di Tol Terpeka KM 183+400.
Akibat kecelakaan di Tol Terpeka ini, empat penumpang Toyota Avanza tewas. Yaitu inisial MLW (35), S (45), S (49), dan H (50).
Sementara empat orang lain mengalami luka berat yaitu AK (33), KHA (9), LK (40), S (45 tahun), dan satu korban luka ringan dengan inisial MH (1).
Siaran pers Hutama Karya, Rabu (22/9/2021), menyebutkan mobil Toyota Avanza ini melaju dari arah Palembang menuju Bandar Lampung.
"Sampai di lokasi kejadian, pengemudi hilang kendali diduga mengantuk lalu menabrak pagar pembatas jalan," ujar Branch Manager Ruas Tol Terpeka Yoni Satyo Wisnuwardhono.
Posisi akhir kendaraan kabin kendaraan menghadap selatan dan posisi roda kiri menghadap ke atas di drainase.
Keempat korban meninggal dunia dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Menggala dan empat korban luka berat dan satu korban luka ringan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun