Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 10 Juli 2026
Pulau Terluar di Lombok Bakal Punya Pos Pantau
BERITABALI.COM, NTB.
Dalam melakukan pemantauan pulau terluar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Polres Lombok Barat, Polda NTB membangun Pos Pantau Pulau Terluar Shopia Lousia atau Sepatang.
Pembangunan Pos Pantau ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres Lombok Barat, Polda NTB AKBP Bagus S Wibowo. SIK, Selasa (21/9).
Pos Pantau Pulau Terluar Shopia Lousia atau Sepatang ini, terletak di Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
“Semoga dengan pembangunan Pos Pantau Pulau terluar ini, agar dapat digunakan oleh petugas dalam memantau situasi di wilayah pulau terluar Sepatang atau Shopia lousia,” kata Kapolres, Kamis (23/9).
Selain itu, dengan adanya Pos Pantau Pulau terluar ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, yang membutuhkan pelayanan Kepolisian.
“Rencananya akan berjalan sekitar satu setengah bulan, dengan peletakan batu pertama ini, menandakan dimulainya pembangunan pos pantau Shopia Lousia/Sepatang,” terangnya.
Pos pantau yang akan dibangun ini, berada diatas tanah seluas 500 meter persegi, dengan ukuran bangunan tipe 36.
Sementara itu Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta mengatakan, dengan dibangunnya Pos Pantau pulau terluar ini, semakin efektif dalam melakukan pemantauan.
“Selama ini pengawasan dilakukan melalui kegiatan patroli, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga kini dapat dilakukan setiap saat,” ungkapnya.
Dimana, sebelumnya untuk mencapai pos pantau ini, harus melalui medan yang cukup berat, namun dengan seiring waktu, kondisi jalan sudah semakin membaik.
“Dengan membaiknya akses jalan, dan ditambah lagi keberadaan Pos Pantau ini nantinya, tentunya semakin memaksimalkan pemantauan di Pulau terluar ini,” ujar Kapolsek Kadek Sumerta.
Menurutnya, tidak hanya untuk pemantauan pulau terluar, Pos pantau ini juga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar bila membutuhkan Pelayanan Kepolisian.
“Karena letaknya di tempat terpencil, tentunya juga ini untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),” katanya.
Acara peletakan batu pertama Pos Pantau juga disaksikan oleh Kepala Desa Buwun Mas, Kepala Desa Belongas, serta tokoh setempat.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3644 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1290 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1215 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1054 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun