Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Pasar Badung Jadi Percontohan Penerapan SOP PeduliLindungi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Muhammad Lutfi didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Wali Kota Denpasar IGN. Jaya Negara meninjau Pasar Badung, Sabtu (25/9/2021).
Peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan Pasar Badung sebagai percontohan penerapan SOP PeduliLindungi di pasar tradisional.
Mendag Lutfi dalam keterangan persnya menyampaikan, Pasar Badung masuk ke dalam daftar 14 pasar tradisional se-Indonesia yang disiapkan sebagai percontohan penerapan SOP PeduliLindungi.
Dari laporan yang ia terima, ia menyimpulkan Pasar Badung dinilai telah siap menjadi percontohan penerapan SOP PeduliLindungi yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.
“Tadi saya menerima laporan, seluruh pedagang dan pengelola pasar, bahkan beserta seluruh keluarga mereka telah 100 persen divaksin. Artinya, pasar ini telah siap untuk menerapkan SOP PeduliLindungi. Ada 14 pasar tradisional yang akan kita uji coba,” urainya.
Ditambahkan oleh Mendag, penerapan SOP PeduliLindungi bertujuan memberi kenyamanan bagi seluruh pedagang, penjual dan pembeli yang berinteraksi di pasar tersebut.
“Jika bisa diterapkan dan berjalan baik, roda perekonomian Bali kita harapkan segera pulih,” imbuhnya.
Ia berpendapat, agar ekonomi bisa bergerak, tak ada pilihan selain harus mulai hidup berdampingan dengan Covid-19. “Caranya, terapkan prokes dengan disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini,” ujarnya menambahkan.
Dalam kunjungannya ke Pasar Badung, Mendag yang didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag sempat berinteraksi dengan sejumlah pedagang Pasar Badung yang berjualan di los lantai 1.
Selain bertegur sapa, Mendag Lutfi juga menanyakan harga beberapa kebutuhan pokok seperti minyak, bumbu dapur dan daging ayam. Dari hasil pantauannya, ia menyimpulkan bahwa harga jual sejumlah kebutuhan pokok di pasar tersebut relatif stabil, bahkan ada yang harga jualnya lebih rendah dari rata-rata nasional.
“Masih rendahnya harga jual sejumlah kebutuhan pokok ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih rendah akibat belum stabilnya pergerakan ekonomi di Bali,” tuturnya.
Sama seperti harapan masyarakat luas, ia pun ingin ekonomi bisa segera pulih. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya agar ekonomi Bali bisa secepatnya pulih. Salah satunya melalui penerapan SOP PeduliLindungi di pasar-pasar tradisional.
Wagub Cok Ace menyambut baik rencana penerapan SOP PeduliLindungi di Pasar Badung sebagai bagian dari program nasional. Secara umum, ia menilai seluruh komponen di Pasar Badung telah siap untuk menerapkan SOP PeduliLindungi.
“Vaksinasi sudah berjalan, disiplin menerapkan prokes sudah dilakukan. Sekarang ditingkatkan lagi pada penerapan SOP PeduliLindungi. Saya rasa itu sangat bagus,” sebutnya.
Menurut pandangan Wagub Cok Ace, saat ini masyarakat memang sudah mengarah pada kesiapan untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.
“Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir, sementara ekonomi tetap harus bergerak. Yang bisa kita lakukan adalah mengantisipasi agar tak terjadi penyebaran lagi,” pungkasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8270 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5720 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3570 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2418 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar