Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Pariwisata Bali Dibuka, Pengelola Objek Wisata Masih Pesimistis
BERITABALI.COM, TABANAN.
Daya Tarik Wisata (DTW) di Tabanan siap menerima kedatangan wisatawan mancanegara pada Oktober 2021. Kesiapan tersebut karena munculnya kabar uji coba pembukaan “border” Bali.
Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa mengungkapkan, terkait wacana tersebut memang sangat diharapkan. Sebab, meskipun sekarang sudah dilakukan uji coba dibukanya wisatawan kunjungan ke DTW Jatiluwih tidak terlalu banyak.
"Mudah-mudahan open border Bali bisa dilakukan pada Oktober nanti, karena DTW Jatiluwih pasaranya memang kunjungan wisman," ujarnya, Minggu (26/9).
Dengan kondisi mencuatnya wacana dilakukan open border untuk wisman ini, DTW Jatiluwih telah siap menyambut. Apalagi penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan, penerapan 50 persen jumlah wisatawan, kesiapan dalam mengadopsi aplikasi PeduliLindungi untuk di kawasan juga sudah disiapkan.
Bahkan untuk memastikan kesiapan sekaligus keamanan bagi wisatawan yang datang ke kawasan, secara rutin Satgas Covid kabupaten melakukan sidak ke kawasan. “Agar tidak PHP lagi,” terangnya.
Menurut Sutirtayasa, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih mencapai 100-150 orang per-hari. Kedatangan wisatawan tersebut sebagian besar merupakan kalangan domestik dan hanya sebagian kecil merupakan wisman yang masih tinggal menetap di Bali selama pandemi ini.
"Selama kunjungan wisatawan sebagian besar sudah terapkan Prokes, meskipun ada yang belum punya aplikasi PeduliLindungi kita sudah putar balik," terangnya.
Sementara itu Manager DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika mengungkapkan, tidak terlalu banyak berharap dari munculnya kembali wacana buka border Bali untuk wisman pada Oktober nanti. Sebab pihaknya, tidak ingin kecewa lagi setelah wacana yang sama juga sebelumnya sudah pernah muncul, namun hasilnya tidak terbukti terjadi.
"Wacana sebelumnya itu kita sudah terapkan prokes ketat, termasuk mengurus CHSE ke Kemenparekraf, tetapi apa, tidak jadi adanya open border," ujarnya.
Oleh karena itu, terkait wacana yang mencuat ini dia sendiri tidak berharap terlalu banyak, tetapi sudah siap menyambut sebab seluruh persyaratan sudah dipenuhi.
"Seandainya benar dibuka Oktober kami memang sudah siap," imbuh Mustika.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1073 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 854 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 674 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 627 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik