Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 11 Juli 2026
Puluhan Kerbau Mati di Dekat Sirkuit Bukan Karena Diracun
BERITABALI.COM, NTB.
Penyebab matinya kerbau-kerbau secara mendadak di dekat sirkuit Mandalika, Kuta Lombok Tengah beberapa waktu lalu, dipastikan bukan karena diracun.
Dugaan diracun, terjadi pasca seekor kerbau tertangkap kamera sedang "mengaspal" di lintasan sirkuit. Sebanyak 74 ekor kerbau milik warga tersebut terdata, mati karena diserang penyakit Septicaemia Epizootica atau SE. Hasil penelitian laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar mengungkapkan virus, jamur dan bakteri menyerang puluhan kerbau tersebut dan terjadi karena perubahan iklim.
"Hasil investigasi di lapangan, kematian kerbau milik warga tidak ada kaitannya dengan pembangunan sirkuit. Matinya karena diserang penyakit ngorok atau Septicaemia Epizootica," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Lalu Iskandar, Rabu (29/9).
Dijelaskan, dari hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB maupun BBVet Denpasar, penyakit yang menyerang puluhan kerbau tersebut hanya menular kepada hewan lainnya, tidak menular kepada manusia.
"Kematiannya karena bakteri, tidak karena diracun seperti rumor yang beredar," tegas Kadis Lalu Iskandar.
Ada 74 ekor kerbau milik warga dekat lingkar sirkuit Mandalika yang mati dipotong paksa atau dagingnya bisa dijual, dan 6 ekor kerbau mati mendadak.
Namun kasus kematian kerbau ini tidak hanya di lingkar sirkuit Mandalika. Ternak kerbau milik warga di Desa Tumpak, Prabu, Ketara dan Sengkol juga mengalami hal serupa.
"Dinas Peternakan akan melakukan vaksinasi sekitar 100 dosis dalam waktu dekat ini di Pujut dan Praya Barat," ujar Lalu Iskandar.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3649 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1312 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1218 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1059 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun