Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Diperkosa Pacar Saat Belajar Bareng, Pelajar SMP Hamil
BERITABALI.COM, NTB.
Bunga (bukan nama sebenarnya) salah satu siswi SMP di Kota Mataram melaporkan pacarnya sendiri ke Polda NTB atas kasus pemerkosaan hingga membuatnya hamil.
Yang dilaporkan ini berinisial D (15 tahun) yang juga satu sekolah dengannya. Penasihat hukum pelapor, Syafroni mengatakan bahwa pihaknya menempuh upaya hukum lantaran beberapa upaya mediasi yang dilakukan sebelumnya tak menemui titik temu.
“Kami sempat menemui orang tua terlapor tetapi tidak ada itikad baik. Mau gak mau kami harus melaporkan kasus ini ke polisi. Laporan sudah masuk beberapa hari yang lalu di Polda NTB,” ujar Syafroni, Jumat (1/10).
Nomor laporannya LP/B/289/IX/2021/SPKT/Polda NTB. Laporan tersebut kini ditindaklanjuti oleh Subdit IV Dit Reskrimum Polda NTB. Syafroni membeberkan bahwa korban saat ini mengalami tekanan psikis akibat kasus pencabulan yang dialaminya. Terlebih kondisinya kini dalam keadaan hamil.
Kasus pencabulan ini kata Syafroni terjadi sekitar Maret 2021. Kejadian di rumah terlapor di Pagesangan, Kota Mataram. Modusnya adalah mengajak korban belajar bersama. Sesampainya di rumah terlapor mereka sempat belajar.
Tetapi begitu korban ke kamar kecil, tiba-tiba ditarik oleh pelaku kemudian dibawa ke kamar pembantu. Korban saat itu sempat melakukan perlawanan tetapi terlapor terus memaksa korban hingga akhirnya tak berdaya.
Usai kejadian, korban tidak berani memberitahukan ke orang tua. Korban baru mengaku saat ditanyai orang tuanya yang merasa curiga atas beberapa perubahan yang ada pada korban. Salah satunya korban sering mengeluhkan sakit pinggang. Setelah diperiksa ke dokter korban ternyata hamil.
“Kita tahunya 5 bulan usai kejadian. Sebelumnya tidak ada yang tahu,” ujarnya.
Kini dengan dilaporkannya kasus ini, pihaknya berharap dapat segera diproses. “Kita minta pelaku segera diproses,” pintanya.
Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda NTB, AKBP Ni Made Pujawati yang dikonfirmasi terkait kasus ini mengaku telah menerima laporan korban.
“Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Pujawati.
Pihaknya sudah meminta keterangan beberapa saksi dan mengumpulkan alat bukti sebagai bagian proses penyelidikan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan