Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Wawali Arya Wibawa Dukung Riset Ideathon Bali Kembali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mempersiapkan Bali Bebas Covid–19, ITB STIKOM Bali mendapat kepercayaan dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk melakukan Riset Ideathon Bali Kembali. Riset ini kolaborasi dengan Bamboomedia untuk mengimplementasikan aplikasi berbasis QR Code guna melacak mobilitas penduduk kota Denpasar.
Untuk mensukseskan kegiatan ini ITB STIKOM Bali Kolaborasi Riset dengan Bamboomedia dan Kominfo Kota Denpasar sehingga dapat mengimplementasikan Sistem Tracing dan Tracking Mobilitas Penduduk Denpasar Berbasis QR Code.
Hal ini disampaikan Ketua Riset Ideathon Evi Triandini saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar Selasa (5/10).
Lebih lanjut Evi Triandini mengatakan, dengan aplikasi khusus berbasis QR Code ini, jika ada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam Big Data.
Selanjutnya Big Data ini segera mengeluarkan informasi akurat tentang berapa orang yang terpapar dari satu kerumunan tadi kepada Satgas Covid-19.
“Mekanismenya, setiap lokasi yang banyak dikunjungi oleh masyarakat akan dipasang QR Code. Setiap orang mendatangi suatu lokasi pusat keramaian diminta untuk download aplikasi SpeedID yang telah dikembangkan oleh Tim Riset Bamboomedia,” ungkapnya.
Dengan aplikasi khusus berbasis QR Code dan Big Data, Satgas Covid-19 akan memperoleh informasi lebih akurat mengenai jumlah orang yang terpapar, dan orang yang sempat berinteraksi dengan orang yang terpapar akan mendapatkan notifikasi supaya dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatannya.
Menurut Evi Triandini, dibandingkan dengan penanganan Covid-19 menggunakan pola lama, kita tidak bisa mengetahui secara jelas pergerakan seseorang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19.
“Tapi dengan aplikasi khusus ini dia tak bisa menghindar, pasti terlacak dengan segera,” tegas Evi Triandini.
Manfaat lain dari proyek penelitian ini bahwa dengan melakukan tracing kemungkinan orang yang terpapar Covid-19 berdasarkan data mobilitas dari pasien Covid-19 adalah adanya notifikasi langsung dari Satgas Covid-19 ke para pengguna smartphone.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi terhadap riset yang dilakukan oleh ITB STIKOM Bali. Menurutnya riset ini bagus untuk sistem tracing dan tracking mobilitas publik berbasis QR Code dan Big Data, untuk mendukung pembukaan Pariwisata Bali.
Riset berbasis QRCode ini bagus karena bisa mendeteksi jika ada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam Big Data.
“Dengan adanya riset ini bisa membantu Pemkot Denpasar dalam pelaksanaan event Denpasar Festival yang akan datang serta event event lainnya,” kata Arya Wibawa.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1518 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1144 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 991 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 876 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik