Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pembukaan Pariwisata Mancanegara Bali Dibahas Serius
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Pusat kembali memberi harapan bahwa Bali boleh menerima kunjungan wisatawan mancanegara pada 14 Oktober mendatang.
Rencana itu dibahas serius oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Forkompinda pada Senin, 4 Oktober. Turut hadir Gubernur, Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, dan Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf yang saat itu mewakili Pangdam IX/ Udayana.
Ditemui Selasa (5/10) di Aula Makorem 163/ Wira Satya, Danrem menyebut rencana itu masih digodok. Bali tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima kunjungan wisman.
"Sebetulnya rencana tanggal 12 (Oktober), tapi dari sekarang sampai tanggal 12 itu akan dilihat perkembangannya (tambahan kasus baru)," ujar Danrem.
Danrem menyebut, Menko Maritim dan Invetasi RI Luhut Binsar Panjaitan tetap mengedepankan kehati-hatian dalam membuka pariwisata Bali untuk wisman. Kata dia, bila terjadi peningkatan signifikan, rencana itu bisa saja dibatalkan. Tapi apabila dilihat Bali mampu menekan angka tambahan kasus dengan baik dan bisa mengendalikan, maka pariwisata untuk wisman akan ujicobakan.
"Ujicoba ini bisa satu bulan, bila baik, dilaksanakan. Untuk Bali, ini baru rencana ya, belum resmi," terangnya.
Sejalan dengan penjelasan Kadis Pariwisata, Danrem menyebut Pemprov sedang menyiapkan Standar Operasional Prosedur. Setelah SOP telah rampung, pada 9 Oktober mendatang akan dilakukan simulasi yang ketat.
"Kita lihat dan kita evaluasi, apakah sudah siap. Terutama di jalur imigrasi kemudian untuk swab, karena swab kita sudah PCM, jadi itu satu jam sudah keluar hasil," urai Danrem.
Ia mengajak seluruh pihak yang ada di Bali untuk mendukung upaya pemerintah untuk menjaga kestabilan kasus baru. Selain mengedukasi penerapan prokes, kata Danrem, TNI akan memaksimalkan vaksinasi.
Vaksinasi saat ini digencarkan terhadap pelajar yang akan mengikuti Pembelajaran Tatap Muka dan para warga lanjut usia (lansia). Selain hal itu, Danrem menyebut personel TNI terlibat dalam pengawasan di setiap pelaksanaan SOP.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli