Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Pedagang Wanita Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pedagang wanita yang menjadi korban penganiayaan oknum preman di Pajak Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, dibuat terkejut dengan surat panggilan polisi yang dilayangkan kepadanya.
Pasalnya, wanita bernama Liti Wari Iman Gea (37) ini malah dijadikan tersangka.
"Ia (dipanggil jadi tersangka)," katanya.
Begitu mendapat surat panggilan dengan status tersangka, sontak membuatnya shock dan seolah tak percaya. Akibatnya, ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
"Saya lagi di rumah sakit yang di Pasar IX. Saya lagi trauma. Kepala ku ini bekas dipukul (preman) sakit lagi," katanya.
Dirinya masih bingung apakah akan menghadiri panggilan polisi atau tidak.
Wanita ini juga mengunggah surat panggilan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap pria yang terlibat cekcok dengannya di Pajak Gambir.
"Ini akulah yang korban yg di aniayai 4 orang premanisme 5.september 2021 beberapa hari yang lalu di pajak gambir aku pulak yang jadi tersangka. Sama siapa lagi aku mengadu tentang keadilan ini #pak," tulisnya.
Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan penjelasan.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP M Karo Karo, Jumat (8/10/2021), membenarkan bahwa pedagang wanita itu dipanggil sebagai tersangka.
"Iya, hari ini dipanggil sebagai tersangka. Tapi belum tahu yang bersangkutan hadir atau tidak," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1475 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah