Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tinju Bali Boyong 1 Emas, Cetak Sejarah Sejak 25 Tahun

Jumat, 15 Oktober 2021, 14:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tinju Bali Boyong 1 Emas, De Gadjah: Ini Lampaui Target.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kontingen tinju Bali berhasil boyong medali emas di PON XX di Papua. Capaian itu sekaligus mengukir sejarah baru, setelah cabor tinju Bali puasa emas selama 25 tahun terakhir. 

Hal itu diakui Ketua Pertina Provinsi Bali, Made Muliawan Arya. Diwawancarai Jumat (15/10) secara daring, dia mengucap terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung capaian itu. 

“Ini melampaui target. Kami awalnya target maksimal dua emas, atau minimal satu lah,” ujarnya Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Dia mengaku lega para petinju Bali tampil maksimal dalam PON XX. Enam atlet sukses mendapat medali. Yakni 1 medali emas dan 2 medali perak dan 3 medali perunggu. Hal ini merupakan hasil kerja keras atlet yang giat berlatih. 

Selama ini, pelatihan dilakukan secara intensif. Selain motivasi berupa dukungan moral, para atlet juga difasilitasi nutrisi dan suplemen yang cukup. Mereka juga dimotivasi dengan apresiasi untuk dirinya maupun keluarga.

“Kita latihannya biasa saja. Nutrisi kita cukupi, suplemen juga. Pokoknya supaya mereka bisa bertanding secara lepas dan semangat,” tuturnya. 

Setelah pertandingan di PON XX tuntas, dia tetap memotivasi para atlet yang telah meraih prestasi. Dia juga akan menjaring atlet-atlet baru, sehingga prestasi tinju Bali dapat dipertahankan dan bertambah. 

Dirinya sempat menyampaikan akan menjaring atlet melalui rookie fight, yakni penyaringan di desa-desa. Dia berharap tinju Bali kembali mencapai puncak kejayaannya. Hal ini diyakininya tidak mudah, dan membutuhkan banyak dukungan berbagai pihak.

Sementara Ketua Harian Pertina Bali, dr. Putu Gede Panca Wiadnyana menyebut atlet tidak boleh istirahat terlalu lama setelah PON. 

“Kita akan lanjut dengan berbagai program latihan maupun kompetisi kompetisi utk membuat team ini makini matang, dan tentunya kaderisasi,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Manager Tinju PON Bali, Putu Bagus Budi Arsawan menerangkan, kontingen Jawa Barat yakni Mikhel Robero sempat menjadi lawan yang dipandang berat, sebab dia kerap mewakili Indonesia dalam kejuaraan internasional, salah satunya Sea Games. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami