Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Usai Sudhi Wadani, Ini Nama Bali Sukmawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Putri Presiden Soekarno, Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri resmi menyandang nama Bali 'Ratu Niang Sukmawati' setelah pelaksanaan prosesi Sudhi Wadani.
Dalam jumpa pers di The Soekarno Center, Desa Adat Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa (26/10) sore, putri ketiga Proklamator RI Dr Ir Soekarno ini mengaku tepat di usia 70 tahun berketetapan hati kembali pada Agama leluhur yakni eyang putrinya Ida Ayu Nyoman Rai Srimben.
Namun pergolakan untuk memeluk Hindu sudah dirasakan selama 66 tahun terakhir. Berawal saat Sukmawati di usia 4 tahun, merasa layak menjadi penari Bali.
"Jadi di usia ini, saya sudah berketetapan hati kembali ke Agama leluhur," ungkapnya didampingi senator DPD RI Dr IGN Arya Wedakarna MWS dan anaknya. Sukmawati mengaku sejak kecil sudah cinta terhadap seni budaya Bali.
"Ini merupakan suatu proses perjalanan panjang menjadi Hindu Bali. Kurang lebih 66 tahun, proses panjang memutuskan sebagai penganut Hindu," jelasnya.
Mengenai nama Ratu Niang, Sukmawati meminta Arya Wedakarna untuk menjelaskan. "Ini saya kira pak Arya yang jelaskan deh," ujarnya.
Menurut Arya Wedakarna, nama Ratu Niang bukan hal berlebihan bagi sosok Sukmawati yang cucu Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, putri Proklamator RI Soekarno, serta pernah hidup di keraton.
"Maka dari itu tidak ada suatu hal yang surprise. Niang itu nenek, ninik. Ratu merupakan tanda kehormatan. Seperti kita di Bali, memanggil Ratu Biang. Tapi, mau dipanggil mba, ibu terserah saja," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 577 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 448 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 438 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan