Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ditinggal Kerja, Pria Kaget Rumahnya Sudah Jadi Milik Orang Lain
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria di Inggris melapor polisi karena rumahnya jadi milik orang lain tanpa sepengetahuannya. Mike Hall yakin, ia sudah jadi korban penipuan.
Mike Hall memiliki sebuah rumah di Luton namun ia bekerja di luar kota, Wales Utara. Pada 20 Agustus, pendeta ini menerima telepon dari tetangganya di Luton bahwa rumahnya dimasuki seseorang dengan semua lampu menyala.
Hall langsung menuju ke rumahnya di Luton keesokan harinya dan mencoba masuk dari pintu depan dengan kunci yang ia miliki tapi gagal.
"Seorang pria membukakan pintu dan saya mendorongnya untuk masuk. Saya benar-benar tidak tahu apa yang dia lakukan di sana," katanya kepada You and Yours dari BBC Radio 4.
Ia mendapati semua perabotan miliknya seperti karpet, gorden dan semuanya sudah dikeluarkan dari rumah.
Pria itu berkata sedang melakukan pekerjaan pembangunan, yang dijawab oleh Tuan Hall: "Saya belum menjual rumah itu. Ini masih milik saya."
Hall menelepon polisi, tapi tukang itu pergi dan kembali dengan pemilik baru, yang mengatakan telah membeli rumah bertingkat itu pada bulan Juli.
"Kami mengakses dokumentasi Pendaftaran Tanah secara online untuk mengetahui siapa pemilik rumah dan kenyataannya pada 4 Agustus, muncul nama pria ini."
"Pada saat itu polisi berkata, 'Yah, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan di sini. Ini masalah perdata; Anda harus meninggalkan rumah dan menghubungi pengacara Anda.'"
Hall kemudian menemui regu penipuan Polisi Bedfordshire dan menemukan bahwa SIMnya digunakan untuk menipu.
Mereka juga menemukan rincian rekening bank yang dibuat atas namanya untuk menerima hasil penjualan dan rekaman telepon rumah yang dicuri.
Rumah itu dijual kepada pemilik baru seharga £ 131.000 (Rp2,5 miliar) oleh orang yang menyamar sebagai Hall dan kini mereka memilikinya secara sah.
Pengacara yang terlibat dalam transaksi properti mengatakan ada penyelidikan polisi yang sedang berlangsung dan tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut.
"Kami akan terus bekerja sama dengan polisi, dan mematuhi kewajiban profesional kami," kata perusahaan itu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun