Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Kasus Salah Input Data Covid-19 Belum Ada Titik Terang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyelidikan kasus salah input data pasien terpapar covid-19 yang sembuh tapi dinyatakan meninggal, hingga kini belum ada titik terang.
Padahal Polisi telah memeriksa beberapa saksi termasuk saksi kunci penginput data dari satuan tugas covid-19 Dinas Kesehatan Kota Denpasar berinisial Kadek MS.
Teranyar, kasus yang menghebohkan masyarakat 4 September 2021 lalu ini masih didalami jajaran Satuan Reskrim Polresta Denpasar. Bahkan Polresta telah melakukan gelar perkara bersinergi dengan jajaran Ditreskrimsus Polda Bali.
Hal itu dijelaskan Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan pada Rabu 3 November 2021. Menurutnya kasus dugaan salah input data covid-19 ini akibat bukan error. Dimana petugas operator jumlahnya sedikit namun bekerja dalam waktu yang lama.
Kendati demikian, dampak dari kejadian ini banyak terjadi perubahan dan pembenahan. Terlebih data terkini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.
"Kasus ini masih didalami tapi lebih dari human error," ujarnya.
Dalam perkembangan terakhir penyelidikan, kasus salah input data pada sistem New All Record (NAR) itu sudah gelar perkara bersama dengan Direktur Reskrimsus Polda Bali.
"Jadi, sementara ini masih kami dalami dan menunggu petunjuk dari pak Direktur Krimsus. Kejadian salah input itu karena operator kelelahan," ungkap Kombes Jansen diwawancara saat menghadiri pemusnahan barang bukti di BNNP Bali.
Ditanya apakah sudah ada tersangka, perwira melati tiga di pundak ini enggan menjawabnya. Namun dia menegaskan dari hasil gelar perkara masih ada bukti yang harus dilengkapi.
"Masih ada beberapa yang harus kita lengkapi lagi. Lebih jelasnya tanya Direktur Reskrimsus," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus salah input data pasien Covid-19 meninggal dunia oleh Kadek MS terjadi dua kali. Pertama dia melaporkan pasien berinisial Ketut JG dilaporkan meninggal dunia 4 September 2021.
Lanjut, dua hari kemudian Kadek MS kembali melakukan kesalahan. Ia melaporkan pasien Covid-19 sembuh berinisial Dwi WB meninggal dunia. Padahal kedua pasien tersebut masih hidup.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5494 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan